Rupiah Menguat
Kamis, 10 Januari 2013 11:15 WIB
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat sebesar 75 poin pada Kamis pagi.(ANTARA/Rosa Panggabean)
Menurut ekonom dari Samuel Sekuritas, Lana Soelistianigsih, pemicu penguatan rupiah antara lain tindakan Bank Indonesia (BI) dalam melakukan penjagaan dengan terus menarik uang beredar melalui Operasi Pasar Terbuka (OPT).
"Diperkirakan kurs nilai tukar rupiah dapat berada di level Rp9.600 per dolar AS," kata dia.
Ia menambahkan, posisi cadangan devisa bulan Desember yang masih cukup aman, mencapai 122,8 miliar dolar AS, juga mendukung penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
Analis Trust Securities, Reza Priyambada, mengatakan sebagian pelaku pasar uang cenderung menunggu dan melihat perkembangan menjelang Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia.
Mereka ingin mengetahui persepsi BI terhadap ramalan ekonomi, neraca perdagangan, serta neraca berjalan Indonesia.
Pelaku pasar uang, lanjut dia, menantikan keputusan BI tentang suku bunga Fasilitas Simpanan Bank Indonesia (Fasbi) untuk meredam pelemahan rupiah dan mengantisipasi tekanan inflasi serta hasil pertemuan pembuat kebijakan di Bank Sentral Eropa (ECB).
(KR-ZMF)
Pewarta : -
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tiga kapal TNI AL dilibatkan untuk pencarian lima jurnalis di Selat Sunda
10 September 2026 11:32 WIB
KPK menduga ada tarif tertentu untuk promosi jabatan di lingkungan Pemkab Pemalang
10 September 2026 10:40 WIB
Korps Marinir lintas negara mengasah kemampuan tempur di darat lewat SGS 2026
08 September 2026 15:56 WIB
Febrie Adriansyah diperiksa Tim 9 Kejagung terkait kasus korupsi dan TPPU
08 September 2026 10:55 WIB
Presiden Prabowo: Alokasi anggaran mitigasi bencana harus ditambah signifikan
07 September 2026 14:38 WIB
Menhub: Penutupan sementara 8 bandara diperpanjang hingga Senin pukul 09.00 WIB
07 September 2026 9:23 WIB
ANTARA melatih mahasiswa UKM Pers teknik penulisan standar kantor berita
05 September 2026 10:21 WIB