Anonymous mengancam lagi
Kamis, 3 Januari 2013 12:16 WIB
Dalam situs anonews.org, Anonymous menyebut serangannya ditujukan ke pemerintahan, organisasi, dan korporasi korup di seluruh dunia.
Mereka memajang pengumuman di halaman muka dengan kalimat "Tunggu Kami 2013" yang berlatar hitam.
Selain pengumuman itu Anonymous juga menempatkan video aksi mereka selama 2012 seperti kampanye-kampanye dan aksi peretasan ke sejumlah situs resmi otoritas AS dan perusahaan swasta.
Video itu juga menunjukkan kampanye Anonymous yang menentang kebijakan pemerintah Suriah menyusul pemutusan hubungan Internet di negara mereka.
"Operasi yang ada di video itu hanyalah contoh, ada lebih banyak operasi di sana. Beberapa dari operasi itu masih berjalan seperti Operasi Suriah. Kami masih di sini," sebut Anonymous di bawah tayangan video mereka pada anonews.org.
Namun, sejumlah pihak meyakini serangan Anonymous tidak akan berdampak besar pada jaringan Internet global, termasuk perusahaan keamanan Internet, McAfee Labs.
Pewarta : -
Editor : Totok Marwoto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemanfaatan pati singkong untuk padamkan kebakaran, ini penjelasan peneliti dari SV Undip
28 August 2026 19:20 WIB
Pemprov Jateng dorong transformasi sektor perhubungan berbasis ekonomi hijau
24 August 2026 22:58 WIB
Kemkomdigi perkuat infrastruktur digital untuk digitalisasi perlindungan sosial
14 August 2026 18:51 WIB
Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, PLN tegaskan kesiapan dukung era kendaraan listrik
04 August 2026 20:19 WIB
Tim PKM-KC UMS inisiasi NECIS, alat penghancur limbah jarum suntik berbasis IOT
31 July 2026 17:39 WIB
Terpopuler - IT
Lihat Juga
Kemkomdigi perkuat infrastruktur digital untuk digitalisasi perlindungan sosial
14 August 2026 18:51 WIB
PTI UMS gelar pameran proyek IoT, mahasiswa tampilkan inovasi teknologi otomasi
13 June 2026 18:42 WIB
Wamenag tekankan tanggung jawab moral manusia atas kecerdasan buatan di ICIMS 2026 UMS
10 February 2026 17:55 WIB
Dosen UMS soroti risiko dan standar perlindungan data pada registrasi SIM berbasis face recognition
07 February 2026 18:58 WIB