Pegulat PON Tak Boleh Turun di Kejurda
Senin, 26 November 2012 15:23 WIB
ilustrasi
Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengprov Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Jawa Tengah Rubiyanto Hadi di Semarang, Senin mengatakan, kejurda ini merupakan ajang pembinaan.
"Jadi, pegulat yang kemarin membela Jateng di PON tidak bisa tampil membela daerahnya pada kejurda mendatang, karena kita memang bermaksud mencari bibit-bibit gulat Jateng," ujarnya.
Ia menyebutkan, pegulat Jateng seperti Jumain (kelas 84 kilogram), Bhayu Kresnayana (120 kilogram), Agus Prasetyo (66 kilogram), Agung Yulianto (55 kilogram), Muhammad Ridwan (60 kilogram), dan Sugiharto (kelas 55 kilogram) tidak bisa tampil di Blora.
Pada PON XVIII/2012 Riau, tim gulat Jateng hanya meraih dua medali perunggu melalui Joko Waluyo di kelas 74 kilogram dan Sugiharto di kelas 55 kilogram.
Ia menambahkan, pada kejurda mendatang akan mempertandingkan 28 nomor mulai kelas 45 kilogram hingga 120 kilogram baik untuk gaya bebas maupun Romawi.
Ketika ditanya soal jumlah peserta yang bakal turun pada kejurda di Blora mendatang, dia mengatakan, sampai kini memang belum ada karena biasanya mereka datang langsung menjelang pertandingan mendatang.
"Mereka biasanya langsung datang ke lokasi pertandingan sekaligus mendaftarkan diri sebagai peserta," katanya, menegaskan.
Pewarta : -
Editor : hernawan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PLN sukses hadirkan listrik tanpa kedip pada ajang PON Bela Diri 2025 di Kudus
13 November 2025 17:39 WIB
Dua atlet wushu Kontingen Jatim borong enam medali emas di PON Bela Diri Kudus 2025
27 October 2025 8:31 WIB
KONI: PON Bela Diri untuk delapan cabang olahraga bela diri bakal digelar di Sulawesi Utara
27 October 2025 8:27 WIB
Kontingen DKI Jakarta salip Jabar ke puncak klasemen medali PON Bela Diri Kudus
26 October 2025 5:52 WIB