"Sisanya diperkirakan mundur hingga bulan Januari 2013 karena sampai saat ini hujan belum turun secara merata di Temanggung," kata Kepala Bidang Pertanian pda Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Temanggung Harnani di Temanggung, Kamis.

Ia menyebutkan daerah yang telah ditanami padi, antara lain di Kecamatan Kedu, Bulu, dan Parakan. Lahan sawah di daerah tersebut mendapatkan air dari irigasi teknis.

Harnani menuturkan, pada Oktober 2012 areal lahan sawah yang telah ditanami padi mencapai 4.205 hektare dan memasuki November 2012 luasannya bertambah.

Ia mengatakan, beberapa kecamatan yang lain seperti Kecamatan Kandangan dari areal sawah seluas 1.500 hektare baru ditanami padi 176 hektare, Kecamatan Kaloran dari luas sawah 1.436 hektare baru terealisasi 662 hektare, Kecamatan Kranggan dari luasan 1.425 hektare, baru ditanami padi 601 hektare.

"Hingga Desember 2012 kami perkirakan tanaman padi baru mencapai sekitar 82 persen dari lahan sawah yang ada. Kemungkinan tanam ada yang mundur sampai dengan Januari 2013," katanya.

Menurut dia, jika kondisi normal seharusnya realisasi tanam sudah mencapai sekitar 60 persen. Namun, karena hujan yang turun belum merata di semua daerah, sehingga untuk lahan tadah hujan belum bisa maksimal untuk tanaman padi.

Petani di Kecamatan Kledung, Temanggung, Setyo, mengatakan, hingga sekarang belum berani menanam padi karena frekuensi hujan masih rendah.

"Kami belum berani menanam padi, di sini merupakan daerah tadah hujan, kalau belum cukup air kami khawatir pertumbuhan tanaman terganggu," katanya.

Pewarta : Heru Suyitno
Editor : hernawan
Copyright © ANTARA 2026