Jepara (ANTARA) - Bupati Jepara Witiarso Utomo menyatakan pentingnya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil serta RSUD RA Kartini Jepara memperkuat integritas dan pelayanan publik sebagai fokus lanjutan setelah mereka meraih predikat menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) 2025.
"Kami ingin penguatan integritas dan pelayanan publik menjadi fokus lanjutan. Pelayanan kepada masyarakat juga harus semakin baik dan selaras dengan tujuan pembangunan daerah," ujarnya di Jepara, Jawa Tengah Rabu.
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Jepara dan RSUD RA Kartini Jepara meraih predikat menuju WBK 2025 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).
Ia menyampaikan apresiasi atas pencapaian kedua institusi tersebut.
Ia menjelaskan predikat WBK menunjukkan komitmen pemerintah daerah membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan melayani.
Capaian ini, menurut dia, sejalan dengan visi misi "Jepara Makmur, Unggul, Lestari, dan Religius (Mulus)".
Dia mengharapkan pelayanan publik semakin transparan, akuntabel, dan profesional.
"Itu semua sejalan dengan upaya pemkab mewujudkan 'Jepara Mulus'," katanya.
Dengan capaian tersebut, Pemkab Jepara menegaskan komitmen memperkuat budaya kerja bersih di seluruh perangkat daerah.
Kepala Disdukcapil Jepara Ferry Yudha Adhi Dharma Raharjo menyatakan predikat WBK menjadi dorongan bagi seluruh jajaran untuk menjaga integritas dan konsistensi pelayanan.
Direktur RSUD RA Kartini Jepara Tri Iriantiwi menyampaikan bahwa predikat tersebut akan dijaga untuk meningkatkan mutu layanan kesehatan kepada masyarakat.
Baca juga: Satpol PP Jepara gencar berantas spanduk liar