Batang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, siap membuka akses pergelaran seni bertaraf nasional seperti kebudayaan Taman Silurah yang digagas oleh Dewan Kesenian Daerah (DKD) setempat.

Bupati Batang Faiz Kurniawan di Batang, Selasa, mengatakan bahwa pihaknya mendukung Dewan Kesenian Daerah yang akan menggelar kebudayaan Taman Silurah karena nantinya akan dijadikan salah satu tempat kunjungan wisata.

"Kami dukung penuh gelaran seni bertaraf nasional seluas mungkin karena nuansa kebudayaan akan lebih terasa jika setiap pagelaran disuguhkan di tempat yang kental akan narasi sejarah kebudayaan," katanya.  

Menurut dia, di era digital seperti sekarang dimanapun tempatnya suatu pagelaran dengan penataan yang berestetika akan tetap menarik pengunjung.

Karena itu, kata dia, sebagai langkah persiapan, pihaknya akan melakukan penataan atau perbaikan infrastruktur penunjang seperti jalan dan lampu penerangan secara bertahap karena pergelaran seni cenderung dilaksanakan pada malam hari. 

"Rencananya pada awal 2026 kegiatan Nyadran Silurah akan jadi puncak agenda kebudayaan Taman Silurah yang digagas oleh Dewan Kesenian Daerah setempat," katanya.

Ketua Dewan Kesenian Daerah Kabupaten Batang Ahmad Suroso mengatakan pihaknya berupaya memperkuat fondasi kemitraan bersama pemerintah daerah untuk menghidupkan nuansa kebudayaan di Taman Budaya Silurah.

Beberapa titik yang berpotensi untuk dikembangkan, kata dia, akan menjadi salah satu fokus Dewan Kesenian Daerah bersama pemda melalui pagelaran seni budaya.

"Adapun, salah satu yang dilirik yakni keberadaan Taman Budaya Silurah untuk dioptimalkan dengan beragam pagelaran seni dan budaya. Taman Silurah memang memiliki magnet kebudayaan tersendiri yang harus diangkat ke ranah nasional," katanya.


Baca juga: Pemkab Batang terapkan pertanian terpadu untuk tingkatkan produksi


Pewarta : Kutnadi
Editor : Edhy Susilo
Copyright © ANTARA 2026