Gibran optimistis industri hilirisasi Inggris bisa diterapkan di Indonesia
Rabu, 13 Maret 2024 11:33 WIB
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka memberikan keterangan kepada wartawan di Solo, Jawa Tengah, Rabu (13/3/2024). ANTARA/Aris Wasita
Solo (ANTARA) - Wali Kota Surakarta, Jawa Tengah, Gibran Rakabuming Raka optimistis industri hilirisasi yang dilakukan di negara Inggris bisa diterapkan di Indonesia, mengingat semua bahan untuk industri tersebut terdapat di dalam negeri.
"Mampu, barangnya semua ada di Indonesia," katanya di Solo, Rabu.
Terkait hal itu, belum lama ini ia mengunjungi salah satu perusahaan teknologi Alloyed Ltd, milik orang Indonesia yang tinggal di Inggris. Perusahaan tersebut membuat komponen untuk Formula 1 dan rumah sakit.
"Ini salah satu contoh hilirisasi. Selama ini belum ada sentuhan dari Indonesia. Kami ingin intervensi," katanya.
Menurut dia, Indonesia mampu menerapkan industri hilirisasi tersebut mengingat banyak bahan baku yang tersedia di dalam negeri. "Kalau komponennya kita ada semua," katanya.
Sementara itu, pihaknya belum dapat memastikan apakah akan ada kerja sama yang bisa dijalin antara Kota Surakarta dengan perusahaan yang berada di Oxford tersebut.
"Nanti, saya kan baru pertama kali ke sana. Baru lihat pabriknya, baru lihat produknya," katanya.
Sebelumnya, Gibran mengatakan kunjungan tersebut terkait erat dengan upaya pengembangan ekonomi berbasis inovasi. Di sektor tersebut, salah satu prioritas Kota Surakarta yang diimplementasikan melalui Solo Technopark adalah kawasan inovasi yang berdaya saing internasional.
"Indonesia perlu membangun ekosistem komersialisasi riset dan ekonomi berbasis inovasi digital," katanya.
Ia mengatakan hal itu perlu dimulai dari daerah dengan sinergi berbagai pihak, seperti industri, universitas, modal ventura, bisnis, dan pemerintah pusat.
"Dalam hal ini, Solo Technopark telah merintis ke arah sana," katanya.
"Mampu, barangnya semua ada di Indonesia," katanya di Solo, Rabu.
Terkait hal itu, belum lama ini ia mengunjungi salah satu perusahaan teknologi Alloyed Ltd, milik orang Indonesia yang tinggal di Inggris. Perusahaan tersebut membuat komponen untuk Formula 1 dan rumah sakit.
"Ini salah satu contoh hilirisasi. Selama ini belum ada sentuhan dari Indonesia. Kami ingin intervensi," katanya.
Menurut dia, Indonesia mampu menerapkan industri hilirisasi tersebut mengingat banyak bahan baku yang tersedia di dalam negeri. "Kalau komponennya kita ada semua," katanya.
Sementara itu, pihaknya belum dapat memastikan apakah akan ada kerja sama yang bisa dijalin antara Kota Surakarta dengan perusahaan yang berada di Oxford tersebut.
"Nanti, saya kan baru pertama kali ke sana. Baru lihat pabriknya, baru lihat produknya," katanya.
Sebelumnya, Gibran mengatakan kunjungan tersebut terkait erat dengan upaya pengembangan ekonomi berbasis inovasi. Di sektor tersebut, salah satu prioritas Kota Surakarta yang diimplementasikan melalui Solo Technopark adalah kawasan inovasi yang berdaya saing internasional.
"Indonesia perlu membangun ekosistem komersialisasi riset dan ekonomi berbasis inovasi digital," katanya.
Ia mengatakan hal itu perlu dimulai dari daerah dengan sinergi berbagai pihak, seperti industri, universitas, modal ventura, bisnis, dan pemerintah pusat.
"Dalam hal ini, Solo Technopark telah merintis ke arah sana," katanya.
Pewarta : Aris Wasita
Editor : Teguh Imam Wibowo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tekan pengangguran, Solo Technopark latih peserta program beasiswa jadi mekanik handal
30 September 2025 15:09 WIB
Indosat resmikan AI Experience Center di Solo Technopark, pertama di RI
21 August 2024 14:57 WIB, 2024
Gibran sepakat dengan Menteri Investasi jadikan STP pusat pelatihan bagi tenaga kerja
18 May 2022 13:51 WIB, 2022
Terpopuler - IT
Lihat Juga
Fitur Anti-Spam dan Anti-Scam Indosat cegah ratusan juta upaya penipuan digital
26 November 2025 22:28 WIB
Mahasiswa Sekolah Vokasi Undip juara melalui AISA, Sahabat Cerdas Petani Sawit
07 November 2025 13:21 WIB
Indosat Ooredoo Hutchison buka kelas AI gratis, jawab kebutuhan talenta digital Indonesia
28 October 2025 15:04 WIB