Kudus kembali raih penghargaan Adipura
Selasa, 5 Maret 2024 21:19 WIB
Penjabat Bupati Kudus Muhamad Hasan Chabibie mendapatkan penghargaan adipura tahun 2023 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI. (ANTARA/HO-Humas Pemkab Kudus.)
Kudus (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, Jawa Tengah, kembali meraih penghargaan Adipura tahun 2023 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) setelah tahun 2022 juga meraih penghargaan serupa.
"Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Kudus, termasuk keterlibatan berbagai pihak dari berbagai elemen, seperti masyarakat dan pemangku kepentingan melalui perannya masing-masing, bersama-sama melakukan pengelolaan sampah dan ruang terbuka hijau dengan baik," kata Kepala Dinas PKPLH Kudus Abdul Halil di Kudus, Selasa.
Ia mengungkapkan penghargaan Adipura merupakan suatu bentuk apresiasi pemerintah pusat kepada pemerintah kabupaten/kota yang telah menyelenggarakan pengelolaan sampah dan ruang terbuka hijau dengan baik.
Halil menambahkan program Adipura bertujuan mendorong kepemimpinan dan komitmen pemerintah kabupaten/kota serta membangun partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat untuk berperan menyelaraskan pertumbuhan ekonomi hijau, fungsi sosial, dan fungsi ekologis, dalam proses pembangunan dengan menerapkan prinsip tata kepemerintahan yang baik.
Penjabat (Pj) Bupati Kudus Muhamad Hasan Chabibie mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan yang diperoleh Kabupaten Kudus.
"Penghargaan ini merupakan keberhasilan yang diraih berkat komitmen, kerja sama, dan kolaborasi, dari berbagai elemen," ujarnya.
Ia mengungkapkan penghargaan adipura merupakan penghargaan tertinggi bagi kabupaten/kota yang berkomitmen menunjukkan kinerja pengelolaan lingkungan hidup yang inovatif dan berkelanjutan.
"Penghargaan ini kami persembahkan untuk seluruh masyarakat Kudus, terutama saudara-saudara pahlawan kebersihan," ujarnya.
Capaian penghargaan dua tahun berturut-turut, kata dia, semakin menguatkan komitmen dan kerja kolaborasi dalam pelestarian lingkungan. Nantinya, pelestarian lingkungan akan semakin menekankan aspek pemberdayaan masyarakat, peningkatan sarana dan prasarana, pemanfaatan teknologi, serta pengintegrasian program pengelolaan sampah dari hulu hingga ke hilir.
"Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Kudus, termasuk keterlibatan berbagai pihak dari berbagai elemen, seperti masyarakat dan pemangku kepentingan melalui perannya masing-masing, bersama-sama melakukan pengelolaan sampah dan ruang terbuka hijau dengan baik," kata Kepala Dinas PKPLH Kudus Abdul Halil di Kudus, Selasa.
Ia mengungkapkan penghargaan Adipura merupakan suatu bentuk apresiasi pemerintah pusat kepada pemerintah kabupaten/kota yang telah menyelenggarakan pengelolaan sampah dan ruang terbuka hijau dengan baik.
Halil menambahkan program Adipura bertujuan mendorong kepemimpinan dan komitmen pemerintah kabupaten/kota serta membangun partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat untuk berperan menyelaraskan pertumbuhan ekonomi hijau, fungsi sosial, dan fungsi ekologis, dalam proses pembangunan dengan menerapkan prinsip tata kepemerintahan yang baik.
Penjabat (Pj) Bupati Kudus Muhamad Hasan Chabibie mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan yang diperoleh Kabupaten Kudus.
"Penghargaan ini merupakan keberhasilan yang diraih berkat komitmen, kerja sama, dan kolaborasi, dari berbagai elemen," ujarnya.
Ia mengungkapkan penghargaan adipura merupakan penghargaan tertinggi bagi kabupaten/kota yang berkomitmen menunjukkan kinerja pengelolaan lingkungan hidup yang inovatif dan berkelanjutan.
"Penghargaan ini kami persembahkan untuk seluruh masyarakat Kudus, terutama saudara-saudara pahlawan kebersihan," ujarnya.
Capaian penghargaan dua tahun berturut-turut, kata dia, semakin menguatkan komitmen dan kerja kolaborasi dalam pelestarian lingkungan. Nantinya, pelestarian lingkungan akan semakin menekankan aspek pemberdayaan masyarakat, peningkatan sarana dan prasarana, pemanfaatan teknologi, serta pengintegrasian program pengelolaan sampah dari hulu hingga ke hilir.
Pewarta : Akhmad Nazaruddin
Editor : Teguh Imam Wibowo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kemlu kembali pulangkan 91 WNI dari Myanmar yang terjebak sindikat penipuan daring
30 January 2026 13:13 WIB
Jalur rel Pekalongan–Sragi kembali dilalui kereta api dengan kecepatan terbatas
19 January 2026 18:29 WIB
Akses ke Desa Tempur Jepara sudah terbuka dan pasokan listrik kembali menyala
12 January 2026 11:09 WIB
Pemkot Surakarta kembali buka proses seleksi calon pimpinan BLUD Kawasan Wisata Balekambang
08 January 2026 16:54 WIB
Terpopuler - GAYA HIDUP
Lihat Juga
Bupati Temanggung : Penghargaan Abyakta hasil dedikasi seniman lestarikan kesenian
09 February 2026 23:15 WIB
BRI Peduli ajak masyarakat bersihkan pantai di Bali, dukung Gerakan Indonesia ASRI
07 February 2026 5:05 WIB
Kemenkum Jateng serahkan sertifikat indikasi geografis lima motif tenun troso Jepara
05 February 2026 19:25 WIB
Solo Safari ajak masyarakat berkomitmen pada konservasi lewat Triwarsa Lestari
02 February 2026 21:49 WIB