Purwokerto (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menyiapkan sebuah bangunan gudang yang akan digunakan sebagai tempat penyimpanan logistik Pemilu Serentak 2024.

"Hingga saat ini, kami memang belum menerima logistik pemilu. Namun, kami sudah menyiapkan gudang penyimpannya, agar ketika logistik tersebut datang bisa langsung disimpan di tempat yang aman," kata Pelaksana Tugas (Plt) Ketua KPU Kabupaten Banyumas Khasis Munandar di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa.

Khasis mengakui jika semula pihaknya berencana meminjam gudang milik Perum Bulog Cabang Banyumas. Namun, hal itu tidak dapat terealisasi karena surat izin prinsip dari Kantor Pusat Perum Bulog tidak keluar.

Oleh karena itu, KPU Banyumas lalu mencari alternatif tempat yang akan dijadikan sebagai gudang logistik pemilu di wilayah Purwokerto.

"Akhirnya, kami mendapatkan satu bangunan di sekitaran Jalan D. I. Panjaitan, Purwokerto, yang akan digunakan sebagai gudang," tambahnya.

Menurut Khasis, pihaknya telah mengecek kondisi gudang dan berkomunikasi dengan pemilik bangunan tersebut.

"Hari ini, kemungkinan kami akan menemui pemilik gudang untuk berembuk kontraknya mau seperti apa, karena kami rencananya kontrak selama dua tahun," jelasnya.

KPU Banyumas juga telah berkoordinasi dengan Polresta Banyumas terkait pengamanan gudang logistik pemilu. Selain melibatkan Polresta Banyumas, pengamanan gudang juga akan dilakukan oleh petugas keamanan yang disiapkan oleh KPU Banyumas.

Dalam hal ini, lanjut Khasis, KPU Banyumas akan merekrut empat orang tenaga keamanan khusus untuk pengamanan gudang logistik pemilu tersebut.

"Sesuai pagu dari KPU RI itu maksimal enam orang. Kami menyesuaikan. Empat orang untuk mengamankan gudang," katanya.

Selain gudang logistik, KPU Banyumas juga telah menyiapkan lokasi untuk pelipatan surat suara Pemilu Serentak 2024, yakni di SMK Mulia Bakti Purwokerto, sama saat Pemilu Serentak 2019.

Khasis mengakui ada sejumlah kabupaten dan kota di Jawa Tengah yang telah menerima kotak suara dan bilik suara. Akan tetapi, lanjut dia, pihaknya hingga saat ini belum menerima informasi dari KPU RI mengenai waktu pengiriman logistik pemilu untuk KPU Banyumas.

"Info dari KPU RI, akhir bulan ini distribusi logistik sudah sampai semua ke KPU kabupaten dan kota. Apakah minggu ini atau minggu depan, kami kurang paham," kata Khasis.

Terkait kebutuhan kotak suara dan bilik suara di Kabupaten Banyumas, Khasis mengatakan hal itu mencapai 27.940 unit kotak suara dan 22.352 unit bilik suara.

Menurut dia, jumlah tersebut sesuai dengan jumlah tempat pemungutan suara (TPS) di Banyumas yang mencapai 5.588 TPS, terdiri atas 5.581 TPS reguler dan tujuh TPS khusus.

Dalam hal ini, tujuh TPS khusus tersebut untuk melayani pemilih di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Purwokerto, Lapas Narkotika Purwokerto, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Banyumas, dan panti jompo.

"Setiap TPS membutuhkan lima unit kotak suara dan empat unit bilik suara," ujar Khasis.

Baca juga: Relawan Ganjar di Banyumas bagikan paket sembako

Pewarta : Sumarwoto
Editor : Edhy Susilo
Copyright © ANTARA 2024