Sandiaga minta santri manfaatkan teknologi digital
Sabtu, 16 September 2023 21:24 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno saat menghadiri Halaqoh Interaktif "Perempuan Berdaya dan Berkarya" di Pondok Pesantren Al Hamidiyyah Lasem, Rembang, Sabtu (16/9/2023). (ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif)
Rembang, Jateng (ANTARA) - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno meminta santri perempuan di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, memanfaatkan teknologi digital guna menciptakan peluang kerja dan usaha.
"Saya juga pernah mengalami keterpurukan, ketika kehilangan pekerjaan pada saat krisis moneter melanda Indonesia. Saat itu, belum ada digitalisasi, namun tidak menyerah tetap berupaya menciptakan peluang usaha," ujar Sandiaga saat menghadiri Halaqoh Interaktif "Perempuan Berdaya dan Berkarya" di Pondok Pesantren Al Hamidiyyah Lasem Kabupaten Rembang, Sabtu.
Ia berharap kisahnya itu bisa diamplifikasi dan diduplikasi para santri yang bisa mengambil manfaat dari kemajuan teknologi digital saat ini. Santri dipastikan juga mampu menciptakan ruang, mengambil peluang dan menjadi pemenang.
Apalagi, kata Sandiaga, perempuan hebat dan mandiri di Indonesia menyumbangkan 2/3 dari UMKM ekonomi kreatif. Mulai dari dari sub sektor kuliner, kriya, fesyen hingga penerbitan.
Hari Sabtu (16/9) ini, kata dia, mendapatkan inspirasi dari Khilma Anis yang merupakan pencipta buku novel Hati Suhita dari sub sektor penerbitan menjadi sub sektor film.
Bahkan, imbuh dia, filmnya juga akan tayang di "netflix" atau layanan streaming berbasis langganan yang sebelumnya sudah ditonton 500.000 penonton.
Dengan demikian, kata Sandiaga, karya perempuan perlu diapresiasi karena membuka peluang usaha dan lapangan kerja.
Menurut dia, santri perempuan sangat berpeluang karena sudah banyak santri yang sukses di berbagai bidang, salah satunya dari Khilma Anis.
"Jumlah santri di Tanah Air mencapai 5 juta lebih, sedangkan pondok pesantrennya lebih dari 28.000, sehingga menjadi kekuatan yang besar. Santri juga bisa menjadi pemimpin, seperti halnya Bupati Rembang yang juga seorang santri," ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, dia mengajak semua elemen bangsa untuk memberikan apresiasi kepada para santri agar bisa menyumbangkan kontribusinya kepada negeri.
"Saya juga pernah mengalami keterpurukan, ketika kehilangan pekerjaan pada saat krisis moneter melanda Indonesia. Saat itu, belum ada digitalisasi, namun tidak menyerah tetap berupaya menciptakan peluang usaha," ujar Sandiaga saat menghadiri Halaqoh Interaktif "Perempuan Berdaya dan Berkarya" di Pondok Pesantren Al Hamidiyyah Lasem Kabupaten Rembang, Sabtu.
Ia berharap kisahnya itu bisa diamplifikasi dan diduplikasi para santri yang bisa mengambil manfaat dari kemajuan teknologi digital saat ini. Santri dipastikan juga mampu menciptakan ruang, mengambil peluang dan menjadi pemenang.
Apalagi, kata Sandiaga, perempuan hebat dan mandiri di Indonesia menyumbangkan 2/3 dari UMKM ekonomi kreatif. Mulai dari dari sub sektor kuliner, kriya, fesyen hingga penerbitan.
Hari Sabtu (16/9) ini, kata dia, mendapatkan inspirasi dari Khilma Anis yang merupakan pencipta buku novel Hati Suhita dari sub sektor penerbitan menjadi sub sektor film.
Bahkan, imbuh dia, filmnya juga akan tayang di "netflix" atau layanan streaming berbasis langganan yang sebelumnya sudah ditonton 500.000 penonton.
Dengan demikian, kata Sandiaga, karya perempuan perlu diapresiasi karena membuka peluang usaha dan lapangan kerja.
Menurut dia, santri perempuan sangat berpeluang karena sudah banyak santri yang sukses di berbagai bidang, salah satunya dari Khilma Anis.
"Jumlah santri di Tanah Air mencapai 5 juta lebih, sedangkan pondok pesantrennya lebih dari 28.000, sehingga menjadi kekuatan yang besar. Santri juga bisa menjadi pemimpin, seperti halnya Bupati Rembang yang juga seorang santri," ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, dia mengajak semua elemen bangsa untuk memberikan apresiasi kepada para santri agar bisa menyumbangkan kontribusinya kepada negeri.
Pewarta : Akhmad Nazaruddin
Editor : Teguh Imam Wibowo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BRI Peduli ajak masyarakat bersihkan pantai di Bali, dukung Gerakan Indonesia ASRI
07 February 2026 5:05 WIB
Solo Safari ajak masyarakat berkomitmen pada konservasi lewat Triwarsa Lestari
02 February 2026 21:49 WIB
FK UMS gelar diskusi penyakit kusta ajak masyarakat ubah stigma menuju empati
27 January 2026 9:50 WIB
Terpopuler - IT
Lihat Juga
Wamenag tekankan tanggung jawab moral manusia atas kecerdasan buatan di ICIMS 2026 UMS
10 February 2026 17:55 WIB
Dosen UMS soroti risiko dan standar perlindungan data pada registrasi SIM berbasis face recognition
07 February 2026 18:58 WIB
Fitur Anti-Spam dan Anti-Scam Indosat cegah ratusan juta upaya penipuan digital
26 November 2025 22:28 WIB
Mahasiswa Sekolah Vokasi Undip juara melalui AISA, Sahabat Cerdas Petani Sawit
07 November 2025 13:21 WIB