Purwokerto (ANTARA) - Bupati Banyumas Achmad Husein mengingatkan bahwa pendidikan merupakan bagian penting dari upaya untuk mengatasi kemiskinan dan pengangguran.

"Dengan orang itu pandai dan bisa menggunakan akal sehatnya, maka dia bisa menyelesaikan masalah apa pun," katanya saat menyampaikan sambutan pada acara Jalan Sehat Hari Pendidikan Nasional di halaman Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas di Purwokerto, Minggu.

Dia juga menekankan pentingnya peran guru dalam penyelenggaraan pendidikan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

"Jasa (yang) tak terkira nilainya itu akan mengubah nasib berjuta-juta orang," katanya.

Seusai melepas keberangkatan peserta jalan sehat, Bupati mengemukakan bahwa upaya untuk mengatasi kemiskinan dan pengangguran bukan hanya membutuhkan peran pemerintah.

"Saya tahu persis bahwa mengurangi kemiskinan dan pengangguran itu sebetulnya yang paling tepat adalah dari orang itu sendiri, dari masyarakat itu sendiri, bukan cuma dari pemerintah," katanya.

Menurut dia, pemerintah hanya berperan sebagai pemberi stimulan, alat, atau pengungkit untuk membantu mempercepat upaya penanggulangan kemiskinan maupun pengangguran.

"Yang bisa dilakukan oleh pemerintah adalah memberikan subsidi dan bantuan-bantuan. Itu sifatnya temporer, hanya sementara," katanya.

Oleh karena itu, pendidikan menjadi penting. Pendidikan bisa menjadi bekal untuk berkarya dan membuka lapangan kerja. Dengan pendidikan, orang bisa menjadi lebih berdaya.

Bupati mengemukakan bahwa sebagian besar orang sukses berpendidikan. Pendidikan membuat mereka punya kemampuan analitis untuk mengurai dan mengatasi masalah sehingga bisa sukses. 

Oleh karena itu, Bupati mengatakan, pemerintah terus berupaya meningkatkan akses warga terhadap pelayanan pendidikan dan meningkatkan kualitas pendidikan.

Upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan, menurut dia, mencakup peningkatan kesejahteraan guru.

"Gaji guru honorer yang semula hanya Rp200 ribu, saya naikkan menjadi (sesuai) UMK (Upah Minimum Kabupaten). Saya tahu persis, kalau dia dimotivasi, dia akan mau memberikan ilmunya kepada murid-muridnya dengan cepat," kata Bupati.

Peringatan Hari Pendidikan

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas Joko Wiyono mengatakan, kegiatan jalan sehat dalam rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional 2023 diikuti sekitar 10.000 guru.

Menurut dia, kegiatan tersebut merupakan forum silaturahmi bagi para guru yang bernaung di Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X Jawa Tengah, dan Kantor Kementerian Agama Banyumas.

"Tadi juga dilakukan pelepasan balon oleh Pak Bupati. Pada balon yang mengusung tema Bergerak Bersama, Semarakkan Merdeka Belajar terdapat voucher senilai Rp1 juta, semoga bisa ditemukan oleh masyarakat Banyumas," katanya.

Kepala Seksi SMA dan SLB Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X Jawa Tengah Dwi Sucipto mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan jalan sehat untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional.

"Ini sangat bermanfaat bagi kami karena SMA, SMK, dan SLB kewenangannya di bawah provinsi, sehingga dengan adanya kegiatan semacam ini membaur jadi satu, seolah tidak ada batas," katanya.

Pengawas Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas Sunaryo berharap kegiatan bersama yang melibatkan Dinas Pendidikan dan Kantor Kementerian Agama terus ditingkatkan guna membangun sinergi.

Baca juga: Pemkab Banyumas pantau kenaikan harga telur ayam ras
 

Pewarta : Sumarwoto
Editor : Edhy Susilo
Copyright © ANTARA 2024