Satu-satunya di Indonesia, Pusat Studi Cabang dan Ranting Muhammadiyah UMP
Minggu, 27 Maret 2022 16:10 WIB
Ketua LPCR Pimpinan Pusat Muhammadiyah Drs H Muhammad Jamaludin Ahmad SPsi (kanan) menyerahkan penghargaan kepada Rektor UMP Dr Jebul Suroso atas kepedulian Universitas Muhammadiyah Purwokerto terhadap cabang dan ranting. ANTARA/HO-UMP
Purwokerto (ANTARA) - Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, memiliki Pusat Studi Cabang dan Ranting Muhammadiyah yang merupakan satu-satunya di Indonesia.
Oleh karena itu, UMP dinobatkan sebagai salah satu perguruan tinggi yang paling peduli terhadap cabang dan ranting Muhammadiyah.
Penghargaan tersebut diberikan oleh Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting Pimpinan Pusat Muhammadiyah (LPCR) dalam acara diskusi kelompok terpumpun yang digelar Pusat Studi Cabang dan Ranting Muhammadiyah di Aula AK Anshori, Gedung Pusat UMP Lantai 3, Kamis (24/3) malam.
Acara tersebut dihadiri oleh ketua dan jajaran LPCR Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Wakil Rektor II UMP, PDM Banyumas, Dekan FAI UMP, Ketua LPPI UMP, LPPM UMP, Ketua Pusat Studi Cabang dan Ranting, serta Ketua LPCM Wilayah Jawa Tengah.
Baca juga: UMP raih juara 1 PTMA Paling Peduli Cabang dan Ranting Muhammadiyah 2022
Dalam kesempatan itu, Rektor UMP Dr Jebul Suroso mengatakan Universitas Muhammadiyah Purwokerto hadir menjadi komitmen demi kemajuan kemakmuran persyarikatan.
"Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) didirikan sesuai dengan anggaran dasar persyarikatan untuk tujuan persyarikatan. Ketika persyarikatan itu memiliki tujuan untuk pendidikan, kemakmuran, kemajuan, maka di situlah UMP Insya Allah hadir menjadi komitmen seluruh keluarga besar UMP," katanya.
Ketua LPCR Pimpinan Pusat Muhammadiyah Drs H Muhammad Jamaludin Ahmad SPsi mengatakan keberhasilan UMP menjadi perguruan terbaik peduli cabang dan ranting karena berhasil mengorganisasi organisasinya.
"UMP menjadi salah satu perguruan tinggi peduli cabang dan ranting terbaik karena sudah berhasil mendesain strategi organisasinya dan apa yang harus dilakukan untuk konteks cabang dan ranting. UMP memiliki Pusat Studi Cabang dan Ranting satu-satunya di Indonesia, menjadi kebanggaan bagi Muhammadiyah," katanya. (smm)
Baca juga: Fikes UMP terjunkan tim pemantau kesehatan korban banjir di Banyumas
Baca juga: Dosen UMP raih gelar Doktor Pendidikan Moral di Malaysia
Oleh karena itu, UMP dinobatkan sebagai salah satu perguruan tinggi yang paling peduli terhadap cabang dan ranting Muhammadiyah.
Penghargaan tersebut diberikan oleh Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting Pimpinan Pusat Muhammadiyah (LPCR) dalam acara diskusi kelompok terpumpun yang digelar Pusat Studi Cabang dan Ranting Muhammadiyah di Aula AK Anshori, Gedung Pusat UMP Lantai 3, Kamis (24/3) malam.
Acara tersebut dihadiri oleh ketua dan jajaran LPCR Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Wakil Rektor II UMP, PDM Banyumas, Dekan FAI UMP, Ketua LPPI UMP, LPPM UMP, Ketua Pusat Studi Cabang dan Ranting, serta Ketua LPCM Wilayah Jawa Tengah.
Baca juga: UMP raih juara 1 PTMA Paling Peduli Cabang dan Ranting Muhammadiyah 2022
Dalam kesempatan itu, Rektor UMP Dr Jebul Suroso mengatakan Universitas Muhammadiyah Purwokerto hadir menjadi komitmen demi kemajuan kemakmuran persyarikatan.
"Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) didirikan sesuai dengan anggaran dasar persyarikatan untuk tujuan persyarikatan. Ketika persyarikatan itu memiliki tujuan untuk pendidikan, kemakmuran, kemajuan, maka di situlah UMP Insya Allah hadir menjadi komitmen seluruh keluarga besar UMP," katanya.
Ketua LPCR Pimpinan Pusat Muhammadiyah Drs H Muhammad Jamaludin Ahmad SPsi mengatakan keberhasilan UMP menjadi perguruan terbaik peduli cabang dan ranting karena berhasil mengorganisasi organisasinya.
"UMP menjadi salah satu perguruan tinggi peduli cabang dan ranting terbaik karena sudah berhasil mendesain strategi organisasinya dan apa yang harus dilakukan untuk konteks cabang dan ranting. UMP memiliki Pusat Studi Cabang dan Ranting satu-satunya di Indonesia, menjadi kebanggaan bagi Muhammadiyah," katanya. (smm)
Baca juga: Fikes UMP terjunkan tim pemantau kesehatan korban banjir di Banyumas
Baca juga: Dosen UMP raih gelar Doktor Pendidikan Moral di Malaysia
Pewarta : KSM
Editor : Sumarwoto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Rektor ITBM-BIM ajak sivitas "lari cepat dan lari jauh" bangun kampus modern
18 April 2026 15:54 WIB
ITBM Bali dorong generasi muda melek digital lewat kunjungan SMK Muhammadiyah Denpasar
16 April 2026 17:46 WIB
HMP PAI UMS kupas fenomena "Login Muhammadiyah", bukti kemandirian organisasi di mata Gen-Z
15 April 2026 13:10 WIB
STIKES Husada Borneo serahkan tata kelola dan pengembangan kepada Muhammadiyah
12 April 2026 17:59 WIB
Mahasiswa penerima beasiswa kader UMS ditekankan jadi kader unggul dan berkemajuan
10 April 2026 13:35 WIB
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Dosen Teknik Kimia UMS edukasi pengolahan limbah ramah lingkungan di PDA Sukoharjo
10 May 2026 19:45 WIB
Mahasiswa Fisioterapi UMS ikuti International Internship di Mahidol University
10 May 2026 19:40 WIB
PG-PAUD UMS gelar Outbound Ceria, latih mahasiswa hadapi dunia nyata pendidikan anak
09 May 2026 12:47 WIB