Apple dirumorkan bakal kutip biaya berlangganan untuk iPhone
Minggu, 27 Maret 2022 11:35 WIB
Logo Apple terpampang di gerainya yang terletak di Manhattan, New York, Amerika Serikat. 16 oKTOBER 2019. REUTERS/MIKE SEGAR
Jakarta (ANTARA) - Apple dirumorkan akan membuat layanan baru untuk para pembeli iPhone serta perangkat keras lainnya dengan metode berlangganan.
Layanan yang dimaksud artinya pengguna akan membayar biaya setiap bulannya dan mendapatkan iPhone pilihan mereka dengan peningkatan gratis saat model baru diumumkan.
Mengutip GSM Arena, Minggu, kabar itu dibawa oleh jurnalis asal Bloomberg Mark Gurman yang juga seorang pembocor teknologi.
Berbeda dengan paket berlangganan saat ini, nantinya metode berlangganan yang disiapkan Apple berkaitan erat dengan akun ID Apple milik pengguna.
Ada layanan yang menggabungkan Apple Care gratis hingga layanan Apple One yang mencakup Apple Music, Apple TV+, Apple Arcade, iCloud+, Apple News+, dan Apple Fitness+.
Layanan itu diperkirakan akan mulai dilakukan pada akhir 2022 atau justru pada awal 2023 bersamaan dengan kehadiran iPhone baru.
Sistem berlangganan tersebut akan dimulai dari para pengguna iPhone dan nantinya disusul ke pengguna perangkat keras Apple lainnya seperti iPad, MacBook, hingga Apple Watch.
Belum ada spesifikasi harga yang disebutkan untuk layanan berlangganan tersebut, namun Mark memperkirakan layanan itu akan berada di kisara 20- 40 dolar AS atau setara Rp287 ribu- Rp 576 ribu.
Masih belum jelas juga bagaimana dengan pelanggan yang memilih menghentikan masa berlangganannya apakah akan mempengaruhi harga ponsel atau tidak.
Sebelumnya, metode serupa juga pernah diterapkan Google pada ponselnya yaitu Pixel dengan nama program langganan Pixel Pass.
Para pengguna Pixel di Amerika Serikat bisa memilih antara Pixel 6 atau Pixel 6 Pro yang telah disiapkan disisipkan biaya berlangganan untuk layanan Google seharga 45- 55 dolar AS perbulannya.
Layanan yang dimaksud artinya pengguna akan membayar biaya setiap bulannya dan mendapatkan iPhone pilihan mereka dengan peningkatan gratis saat model baru diumumkan.
Mengutip GSM Arena, Minggu, kabar itu dibawa oleh jurnalis asal Bloomberg Mark Gurman yang juga seorang pembocor teknologi.
Berbeda dengan paket berlangganan saat ini, nantinya metode berlangganan yang disiapkan Apple berkaitan erat dengan akun ID Apple milik pengguna.
Ada layanan yang menggabungkan Apple Care gratis hingga layanan Apple One yang mencakup Apple Music, Apple TV+, Apple Arcade, iCloud+, Apple News+, dan Apple Fitness+.
Layanan itu diperkirakan akan mulai dilakukan pada akhir 2022 atau justru pada awal 2023 bersamaan dengan kehadiran iPhone baru.
Sistem berlangganan tersebut akan dimulai dari para pengguna iPhone dan nantinya disusul ke pengguna perangkat keras Apple lainnya seperti iPad, MacBook, hingga Apple Watch.
Belum ada spesifikasi harga yang disebutkan untuk layanan berlangganan tersebut, namun Mark memperkirakan layanan itu akan berada di kisara 20- 40 dolar AS atau setara Rp287 ribu- Rp 576 ribu.
Masih belum jelas juga bagaimana dengan pelanggan yang memilih menghentikan masa berlangganannya apakah akan mempengaruhi harga ponsel atau tidak.
Sebelumnya, metode serupa juga pernah diterapkan Google pada ponselnya yaitu Pixel dengan nama program langganan Pixel Pass.
Para pengguna Pixel di Amerika Serikat bisa memilih antara Pixel 6 atau Pixel 6 Pro yang telah disiapkan disisipkan biaya berlangganan untuk layanan Google seharga 45- 55 dolar AS perbulannya.
Pewarta : Livia Kristianti
Editor : Achmad Zaenal M
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Apple, Microsoft, dan Google Alphabet cetak laba gabungan Rp700 triliun
28 July 2021 13:11 WIB, 2021
Terpopuler - IT
Lihat Juga
Wamenag tekankan tanggung jawab moral manusia atas kecerdasan buatan di ICIMS 2026 UMS
10 February 2026 17:55 WIB
Dosen UMS soroti risiko dan standar perlindungan data pada registrasi SIM berbasis face recognition
07 February 2026 18:58 WIB
Fitur Anti-Spam dan Anti-Scam Indosat cegah ratusan juta upaya penipuan digital
26 November 2025 22:28 WIB
Mahasiswa Sekolah Vokasi Undip juara melalui AISA, Sahabat Cerdas Petani Sawit
07 November 2025 13:21 WIB