Rektor Untidar: Lulus dan ijazah bukan jaminan sukses
Sabtu, 18 Desember 2021 22:10 WIB
Rektor Universitas Tidar (Untidar) Magelang Prof. Dr. Ir. Mukh Arifin, M.Sc menyerahkan ijazah kepada salah satu wisudawan. ANTARA/HO - Untidar Magelang
Magelang (ANTARA) - Rektor Universitas Tidar (Untidar) Magelang Prof. Dr. Ir. Mukh Arifin, M.Sc. menyampaikan lulus dan mendapatkan ijazah dari perguruan tinggi bukan jaminan kesuksesan seseorang.
"Kesuksesan tidak akan datang hanya dengan predikat lulus kuliah dan ijazah," katanya pada Wisuda Pascasarjana, Sarjana, dan Ahli Madya di Universitas Tidar Magelang, Sabtu.
Ia menyampaikan keberkahan ilmu pengetahuan dan keterampilan bergantung pada ketawaduan wisudawan dalam menjaga rasa hormat kepada orang tua dan guru.
Menurut dia orang tua dan dosen sebenarnya tidak berharap atas suatu penghormatan, namun anak atau mahasiswalah yang seharusnya menghormati mereka supaya ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki menjadi berkah.
"Wisudawan juga perlu melihat dan berpikir tentang bagaimana berkontribusi kepada masyarakat dan menjadi seseorang yang bersemangat serta adaptif dengan hal-hal baru untuk menghadapi situasi saat ini," katanya.
Alumnus Untidar Wawan Setiadi dalam sambutan wisuda tersebut mengatakan wisudawan kali ini lulus pada masa pandemi COVID-19 serta revolusi industri 4.0, di mana kondisi ekonomi tidak stabil dan mulai bermunculan peluang pekerjaan baru yang mungkin sebelumnya belum ada.
Ia menuturkan jiwa adaptif itu wajib dimiliki alumni Untidar, mampu menyesuaikan diri dengan cepat baik dengan keadaan maupun kemajuan teknologi saat ini. Kampus ini hanya sarana, tetapi kemampuan dan kesuksesan kembali wisudawan yang menentukan.
"Saya lulus 23 tahun lalu di saat ekonomi Indonesia tidak stabil, saat itu sedang krisis moneter. Jika hanya berbekal ijazah tidak cukup," kata lulusan 1998 Program Studi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi ini.
Ia menyampaikan situasi saat ini sudah mulai berubah, dulu satu-satunya jalan membuka buku rekening harus datang ke kasir. Saat ini anda bisa membuka buku tabungan via ATM atau online, lama kelamaan pekerjaan kasir bisa saja menghilang, maka wisudawan harus segera beradaptasi dan bersiap menghadapi perubahan yang ada.
"Alumni Untidar harus menjadi pribadi yang HEBAT, yaitu humble, entrepreneur, berdedikasi, aktual, dan tekun karena wisudawan adalah calon-calon pemimpin bangsa ini," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Magelang ini.
"Kesuksesan tidak akan datang hanya dengan predikat lulus kuliah dan ijazah," katanya pada Wisuda Pascasarjana, Sarjana, dan Ahli Madya di Universitas Tidar Magelang, Sabtu.
Ia menyampaikan keberkahan ilmu pengetahuan dan keterampilan bergantung pada ketawaduan wisudawan dalam menjaga rasa hormat kepada orang tua dan guru.
Menurut dia orang tua dan dosen sebenarnya tidak berharap atas suatu penghormatan, namun anak atau mahasiswalah yang seharusnya menghormati mereka supaya ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki menjadi berkah.
"Wisudawan juga perlu melihat dan berpikir tentang bagaimana berkontribusi kepada masyarakat dan menjadi seseorang yang bersemangat serta adaptif dengan hal-hal baru untuk menghadapi situasi saat ini," katanya.
Alumnus Untidar Wawan Setiadi dalam sambutan wisuda tersebut mengatakan wisudawan kali ini lulus pada masa pandemi COVID-19 serta revolusi industri 4.0, di mana kondisi ekonomi tidak stabil dan mulai bermunculan peluang pekerjaan baru yang mungkin sebelumnya belum ada.
Ia menuturkan jiwa adaptif itu wajib dimiliki alumni Untidar, mampu menyesuaikan diri dengan cepat baik dengan keadaan maupun kemajuan teknologi saat ini. Kampus ini hanya sarana, tetapi kemampuan dan kesuksesan kembali wisudawan yang menentukan.
"Saya lulus 23 tahun lalu di saat ekonomi Indonesia tidak stabil, saat itu sedang krisis moneter. Jika hanya berbekal ijazah tidak cukup," kata lulusan 1998 Program Studi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi ini.
Ia menyampaikan situasi saat ini sudah mulai berubah, dulu satu-satunya jalan membuka buku rekening harus datang ke kasir. Saat ini anda bisa membuka buku tabungan via ATM atau online, lama kelamaan pekerjaan kasir bisa saja menghilang, maka wisudawan harus segera beradaptasi dan bersiap menghadapi perubahan yang ada.
"Alumni Untidar harus menjadi pribadi yang HEBAT, yaitu humble, entrepreneur, berdedikasi, aktual, dan tekun karena wisudawan adalah calon-calon pemimpin bangsa ini," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Magelang ini.
Pewarta : Heru Suyitno
Editor : Mugiyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dua mahasiswa vokasi Undip dapat pekerjaan sebelum mengikuti prosesi wisuda
10 August 2026 11:36 WIB
Sebanyak 43 mahasiswa TRKP Sekolah Vokasi Undip Diwisuda, terbanyak sejak 2019
04 August 2026 17:17 WIB
FEB UMS lepas 257 calon alumni, bekali lulusan hadapi dunia kerja dan studi lanjut
18 June 2026 18:16 WIB
Pascasarjana UMS lepas 67 calon wisudawan, bekali lulusan hadapi tantangan global
18 June 2026 15:07 WIB
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Temu Wali Mahasiswa Angkatan 2026, FPK UIN Walisongo perkuat kolaborasi pendidikan
08 September 2026 8:53 WIB
UIN Walisongo bekali Kontingen Porsi Jawara, siap berprestasi di tingkat Jawa-Madura
08 September 2026 8:50 WIB
Penarikan KKN UIN Walisongo, dua kecamatan di Kabupaten Semarang berharap waktu KKN diperpanjang
07 September 2026 9:05 WIB
Menjadi cerdas tanpa sombong: Pesan Ulama Hadis Turki bagi Santri Ma'had Al Jami'ah Walisongo
07 September 2026 9:01 WIB