Presiden Brazil positif terinfeksi corona
Selasa, 7 Juli 2020 23:24 WIB
Presiden Brazil Jair Bolsonaro berbicara dengan wartawan sambil memakai masker pelindung saat ia tiba di Alvorada Palace, di tengah penyebaran penyakit virus korona (COVID-19) di Brasilia, Brazil, Jumat (22/5/2020). REUTERS/Adriano. REUTERS/ADRIANO MACHADO
Sao Paulo (ANTARA) - Presiden Brazil Jair Bolsonaro mengaku positif terinfeksi virus corona baru, katanya dalam sebuah wawancara televisi, Selasa.
Pengumuman itu ia sampaikan setelah sebelumnya pada Senin (6/7) ia mengatakan kembali menjalani tes COVID-19 dan meyakini bahwa paru-parunya "bersih".
Pernyataan itu ia ungkapkan setelah beberapa media di Brazil memberitakan Bolsonaro mengidap gejala mirip COVID-19.
Bolsonaro berulang kali menganggap ringan dampak penyakit menular itu, meskipun Brazil telah menjadi salah satu pusat penyebaran COVID-19 dunia.
Stasiun televisi CNN Brazil dan koran Estado de S. Paulo memberitakan Bolsonaro mengidap gejala yang mirip COVID-19, salah satunya demam.
Namun, Bolsonaro mengatakan ia telah ke rumah sakit dan menjalani pemeriksaan. Informasi itu ia sampaikan ke para pendukungnya di luar Istana Kepresidenan.
"Saya tak dapat terlalu dekat," kata dia sebagaimana direkam oleh Foco do Brasil, kanal Youtube pro-pemerintah. "Saya baru saja ke rumah sakit dan paru-paru saya diperiksa. Paru-paru saya bersih," kata dia.
Kantor Kepresidenan sebelumnya lewat pernyataan tertulis mengatakan Bolsonaro saat ini berada di kediamannya dan ia dalam kondisi "sehat".
Bolsonaro, politisi sayap kanan di Brazil, kerap menentang protokol kesehatan setempat yang mewajibkan masyarakat memakai masker di tempat umum. Bahkan, majelis hakim pada akhir Juni sampai turun tangan memerintahkan Bolsonaro untuk memakai masker.
Selama akhir pekan lalu, Bolsonaro menghadiri sejumlah acara dan berada dalam jarak dekat dengan duta besar Amerika Serikat untuk Brazil saat peringatan hari kemerdekaan AS pada 4 Juli. Kedutaan Besar AS di Brasilia belum menanggapi pertanyaan terkait pertemuan itu.
Bolsonaro sempat dinyatakan negatif COVID-19 setelah beberapa ajudannya positif terjangkit virus corona baru. Tes itu dilakukan setelah ia mengunjungi Presiden AS Donald Trump di kediamannya Mar-a-Lago, Florida, pada Maret.
CNN Brasil memberitakan Bolsonaro mulai meminum obat anti-malaria hydroxychloroquine dan azithromycin. Bolsonaro meyakini obat itu dapat menyembuhkan COVID-19, meskipun masih sedikit bukti ilmiah yang tersedia.
Bolsonaro batal menghadiri beberapa acara resmi yang digelar hari Selasa ini (7/7), demikian isi berita CNN Brasil.
Sumber: Reuters
Pengumuman itu ia sampaikan setelah sebelumnya pada Senin (6/7) ia mengatakan kembali menjalani tes COVID-19 dan meyakini bahwa paru-parunya "bersih".
Pernyataan itu ia ungkapkan setelah beberapa media di Brazil memberitakan Bolsonaro mengidap gejala mirip COVID-19.
Bolsonaro berulang kali menganggap ringan dampak penyakit menular itu, meskipun Brazil telah menjadi salah satu pusat penyebaran COVID-19 dunia.
Stasiun televisi CNN Brazil dan koran Estado de S. Paulo memberitakan Bolsonaro mengidap gejala yang mirip COVID-19, salah satunya demam.
Namun, Bolsonaro mengatakan ia telah ke rumah sakit dan menjalani pemeriksaan. Informasi itu ia sampaikan ke para pendukungnya di luar Istana Kepresidenan.
"Saya tak dapat terlalu dekat," kata dia sebagaimana direkam oleh Foco do Brasil, kanal Youtube pro-pemerintah. "Saya baru saja ke rumah sakit dan paru-paru saya diperiksa. Paru-paru saya bersih," kata dia.
Kantor Kepresidenan sebelumnya lewat pernyataan tertulis mengatakan Bolsonaro saat ini berada di kediamannya dan ia dalam kondisi "sehat".
Bolsonaro, politisi sayap kanan di Brazil, kerap menentang protokol kesehatan setempat yang mewajibkan masyarakat memakai masker di tempat umum. Bahkan, majelis hakim pada akhir Juni sampai turun tangan memerintahkan Bolsonaro untuk memakai masker.
Selama akhir pekan lalu, Bolsonaro menghadiri sejumlah acara dan berada dalam jarak dekat dengan duta besar Amerika Serikat untuk Brazil saat peringatan hari kemerdekaan AS pada 4 Juli. Kedutaan Besar AS di Brasilia belum menanggapi pertanyaan terkait pertemuan itu.
Bolsonaro sempat dinyatakan negatif COVID-19 setelah beberapa ajudannya positif terjangkit virus corona baru. Tes itu dilakukan setelah ia mengunjungi Presiden AS Donald Trump di kediamannya Mar-a-Lago, Florida, pada Maret.
CNN Brasil memberitakan Bolsonaro mulai meminum obat anti-malaria hydroxychloroquine dan azithromycin. Bolsonaro meyakini obat itu dapat menyembuhkan COVID-19, meskipun masih sedikit bukti ilmiah yang tersedia.
Bolsonaro batal menghadiri beberapa acara resmi yang digelar hari Selasa ini (7/7), demikian isi berita CNN Brasil.
Sumber: Reuters
Pewarta : Gusti Nur Cahya Aryani
Editor : Achmad Zaenal M
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Presiden Prabowo, petinggi Embraer diskusi bahas teknologi industri penerbangan
03 February 2026 9:11 WIB
Pendaki Brazil jatuh di kedalaman 600 meter Gunung Rinjani, ditemukan meninggal
25 June 2025 9:11 WIB, 2025
Pelatih Brazil U-17 nilai sukses tim karena mampu jaga ritme permainan
21 November 2023 9:15 WIB, 2023
Polisi bentuk tim khusus buru pengemudi ojol pemerkosa WNA Brazil di Bali
08 August 2023 10:02 WIB, 2023
Chelsea gaet penyerang sayap muda asal Brazil Angelo Gabriel dari Santos
17 July 2023 8:19 WIB, 2023
Terpopuler - Kesehatan
Lihat Juga
Pemprov kerahkan dokter spesialis untuk membantu warga terdampak kebakaran TPA
05 September 2026 17:17 WIB
Banyumas menargetkan perolehan Bulan Dana PMI 2026 mencapai Rp2,5 miliar
02 September 2026 12:53 WIB
Skrining kesehatan mata menemukan 250 siswa SD di Kudus mengalami gangguan
01 September 2026 15:53 WIB
Pemkab Batang buka layanan CKG ASN dan warga untuk mencegah risiko penyakit
18 August 2026 13:15 WIB