Jepara (ANTARA) - Dua dari empat pencari ikan yang sebelumnya dikabarkan hilang karena diterjang gelombang laut saat mencari ikan di Pantai Gua Manik Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, ditemukan meninggal dunia, Minggu.

Menurut Kepala pelaksana harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara Arwin Noor Isdianto di Jepara, kedua pencari ikan yang ditemukan meninggal ditemukan di lokasi yang berbeda.

Baca juga: Usai tusuk perempuan hingga tewas, pria di Semarang serahkan diri

Korban pertama bernama Sutrisno (25) warga Desa Banyumanis, Kecamatan Donorejo, Jepara, ditemukan pada Minggu (10/5) pukul 08.00 WIB berjarak 1,5 mil dari lokasi diterjang ombak, sedangkan korban kedua bernama Sumantri (35) pada hari yang sama pukul 13.30 WIB, ditemukan berjarak sekitar 2 mil dari tempat kejadian.

Pencarian korban tenggelam saat mencari ikan pada Sabtu (9/5), dilakukan oleh tim gabungan dari BPBD Jepara, BPBD Pati, Basarnas, TNI/Polri serta para relawan maupun para nelayan.

Cuaca laut hari ini (10/5), katanya, sangat mendukung upaya pencarian karena sangat cerah dan gelombang laut juga mendukung karena tidak tinggi.

"Saat ini, kami masih melakukan pencarian korban lainnya yang belum ditemukan," ujarnya.

Baca juga: Wanita Karangturi Semarang ditemukan tewas di gang kecil dengan luka di leher

Sebelumnya diketahui, sebanyak enam orang mencari ikan di Pantai Gua Manik Kecamatan Donorejo, Kabupaten Jepara, dengan menebar jaring di laut, Sabtu (9/5) pukul 16.10 WIB. Namun, satu orang di antaranya bernama Siswohadi (35) masih berada di darat sedangkan lima temannya yang turun ke laut.

Kelima orang tersebut, yakni Andika (23), Sutrisno (35), Sumantri (35), Susanto (27), dan Eko (45) yang semuanya warga Desa Banyumanis, Kecamatan Donorejo, Jepara.

Pada saat mencari ikan, tiba-tiba terjadi ombak besar dan menggulung kelima pencari ikan tersebut, satu orang di antaranya bernama Andika (23) berhasil selamat, sedangkan empat lainnya hilang.

Setelah mendapatkan laporan tersebut, tim gabungan melakukan pencarian korban yang tenggelam.

Pencarian yang dilanjutkan pada Minggu (10/5) pagi, membuahkan hasil dengan menemukan dua korban meninggal dunia, yakni Sutrisno dan Sumantri.

Baca juga: Ditanya mencla-mencle, korban gangguan kejiwaan dianiaya hingga tewas
 

Pewarta : Akhmad Nazaruddin
Editor : Achmad Zaenal M
Copyright © ANTARA 2024