Kawasan Istana Kepresidenan juga banjir
Selasa, 25 Februari 2020 10:44 WIB
halaman depan Masjid Baiturrahim yang berada di sisi sebelah kanan Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara juga terendam air pada Selasa (25/2) pagi. HO/petugas Istana
Jakarta (ANTARA) - Hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung sejak Senin (24/2) hingga Selasa (25/2) menyebabkan wilayah di Jakarta mengalami banjir, termasuk di kawasan Istana Kepresidenan Jakarta.
Tampak halaman depan Masjid Baiturrahim yang berada di sisi sebelah kanan Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara ikut terendam air
"Istana banjir," kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung melalui pesan singkat di Jakarta, Selasa.
Baca juga: Istana temukan sejumlah salah ketik dalam revisi UU KPK
Pramono menunjukkan foto dan video petugas istana untuk membersihkan genangan air di sejumlah lokasi di kompleks Istana Kepresidenan.
Namun pada sekitar pukul 07.00 WIB, air sudah mulai surut.
"Tidak ada lagi genangan, ini sekitar pukul 7-an," kata Deputi Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin sambil menunjukkan sejumlah video yang menunjukkan kawasan Istana Kepresidenan sudah bebas dari genangan air.
Dikutip melalui akun Twitter @TMCPoldaMetro pada pukul 05.36 WIB dilaporkan banjir merendam sejumlah ruas jalan maupun permukiman penduduk di sebagian wilayah Jakarta sejak pukul 04.00 WIB.
Baca juga: KPK siapkan lokasi evakuasi tahanan terdampak banjir
Berikut sejumlah lokasi banjir yang dihimpun ANTARA:
1. Kebon Nanas, Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur, setinggi 20 hingga 40 sentimeter.
2. Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, setinggi 20 hingga 40 sentimeter.
3. Jalan Pluit Raya, Jakarta Utara, setinggi 30 hingga 40 sentimeter.
4. Jalan Satria Raya, Grogol, Jakarta Barat setinggi 30 hingga 50 sentimeter.
5. Kawasan Jengki, Cipinang Asem, Kebon Pala, Jakarta Timur, setinggi 40 hingga 50 sentimeter (masuk ke dalam rumah penduduk).
6. Jalan Swadaya, Kelurahan Cempaka Baru, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat setinggi 60 sentimeter.
7. RT 003 RW07, Kelurahan Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat, air setinggi 20 hingga 40 sentimeter.
8. Jalan Bulak Barat 2 RT 01 RW07 Klender, Jakarta Timur, setinggi 40 hingga 50 sentimeter.
9. Jalan Anyar Menteng, Jakarta Pusat dan sudah masuk kedalam rumah setinggi 40 hingga 50 sentimeter.
10. Kompleks Pulo Indah, Duri Kosambi, Jakarta Barat, setinggi 40 hingga 50 sentimeter (banjir sudah masuk ke rumah penduduk).
11. Jalan Tanjung RT 008/02 Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Jakarta Timur, air setinggi 60 sentimeter dan sudah masuk ke rumah.
12. Banjir 30-40 cm di Jalan Kolonel Sutomo 2, Kebon Pala, Jakarta Timur.
13. RT 009/13 Pondok Kelapa, Jakarta Timur, setinggi 40 sentimeter dan sudah masuk ke dalam rumah.
14. Kampung Tengah RT 06 RW 03, Kramat Jati, Jakarta Timur setinggi 40 hingga 50 sentimeter.
Selain itu, kawasan Monas, Jakarta Pusat, air banjir juga menggenang, di antaranya di Jalan Medan Merdeka Selatan dan Jalan Agus Salim yang kedalamannya sampai sekitar 50 sentimeter.
Tampak halaman depan Masjid Baiturrahim yang berada di sisi sebelah kanan Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara ikut terendam air
"Istana banjir," kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung melalui pesan singkat di Jakarta, Selasa.
Baca juga: Istana temukan sejumlah salah ketik dalam revisi UU KPK
Pramono menunjukkan foto dan video petugas istana untuk membersihkan genangan air di sejumlah lokasi di kompleks Istana Kepresidenan.
Namun pada sekitar pukul 07.00 WIB, air sudah mulai surut.
"Tidak ada lagi genangan, ini sekitar pukul 7-an," kata Deputi Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin sambil menunjukkan sejumlah video yang menunjukkan kawasan Istana Kepresidenan sudah bebas dari genangan air.
Dikutip melalui akun Twitter @TMCPoldaMetro pada pukul 05.36 WIB dilaporkan banjir merendam sejumlah ruas jalan maupun permukiman penduduk di sebagian wilayah Jakarta sejak pukul 04.00 WIB.
Baca juga: KPK siapkan lokasi evakuasi tahanan terdampak banjir
Berikut sejumlah lokasi banjir yang dihimpun ANTARA:
1. Kebon Nanas, Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur, setinggi 20 hingga 40 sentimeter.
2. Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, setinggi 20 hingga 40 sentimeter.
3. Jalan Pluit Raya, Jakarta Utara, setinggi 30 hingga 40 sentimeter.
4. Jalan Satria Raya, Grogol, Jakarta Barat setinggi 30 hingga 50 sentimeter.
5. Kawasan Jengki, Cipinang Asem, Kebon Pala, Jakarta Timur, setinggi 40 hingga 50 sentimeter (masuk ke dalam rumah penduduk).
6. Jalan Swadaya, Kelurahan Cempaka Baru, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat setinggi 60 sentimeter.
7. RT 003 RW07, Kelurahan Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat, air setinggi 20 hingga 40 sentimeter.
8. Jalan Bulak Barat 2 RT 01 RW07 Klender, Jakarta Timur, setinggi 40 hingga 50 sentimeter.
9. Jalan Anyar Menteng, Jakarta Pusat dan sudah masuk kedalam rumah setinggi 40 hingga 50 sentimeter.
10. Kompleks Pulo Indah, Duri Kosambi, Jakarta Barat, setinggi 40 hingga 50 sentimeter (banjir sudah masuk ke rumah penduduk).
11. Jalan Tanjung RT 008/02 Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Jakarta Timur, air setinggi 60 sentimeter dan sudah masuk ke rumah.
12. Banjir 30-40 cm di Jalan Kolonel Sutomo 2, Kebon Pala, Jakarta Timur.
13. RT 009/13 Pondok Kelapa, Jakarta Timur, setinggi 40 sentimeter dan sudah masuk ke dalam rumah.
14. Kampung Tengah RT 06 RW 03, Kramat Jati, Jakarta Timur setinggi 40 hingga 50 sentimeter.
Selain itu, kawasan Monas, Jakarta Pusat, air banjir juga menggenang, di antaranya di Jalan Medan Merdeka Selatan dan Jalan Agus Salim yang kedalamannya sampai sekitar 50 sentimeter.
Pewarta : Desca Lidya Natalia
Editor : Achmad Zaenal M
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Istana beri sinyal adanya upacara pelantikan Wamenkeu baru pada Kamis sore
05 February 2026 14:47 WIB
Presiden RI Prabowo tiba di Istana Bogor sambut Presiden Turki Erdogan
12 February 2025 10:14 WIB, 2025
Presiden Prabowo peringatkan tak ada pengusaha terima perlakuan khusus
22 January 2025 16:15 WIB, 2025
Terpopuler - Bencana Alam
Lihat Juga
Wapres tinjau tanah gerak di Jangli Semarang, ingatkan utamakan keselamatan
15 February 2026 1:07 WIB
Pemprov Jateng kaji geologi lahan huntara korban tanah gerak di Kabupaten Tegal
10 February 2026 11:31 WIB
Gubernur pastikan korban tanah gerak di Desa Padasari Tegal dapat hunian tetap
06 February 2026 21:31 WIB