Banjarnegara (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara, Jawa Tengah masih melakukan penanganan pascalongsor yang terjadi di dua lokasi yakni Desa Sirukem dan Desa Asinan.

"Tim BPBD Banjarnegara dibantu warga masih melakukan penanganan di dua desa dalam rangka pembersihan area dari material longsor," kata Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Banjarnegara Agus Haryono di Banjarnegara, Kamis.

Dia menjelaskan longsor pertama terjadi di Dukuh Klesem, Desa Sirukem, Kecamatan Kalibening, Kabupaten Banjarnegara.

Baca juga: Tebing di Panawaren longsor, BPBD Banjarnegara: Sudah ditangani

"Kejadiannya pada Selasa (4/2) menjelang malam hari, karena sudah hampir gelap maka penanganan dilakukan mulai kemarin dan dilanjutkan pada hari ini," katanya.

Dia juga mengatakan longsor terjadi setelah hujan dengan intensitas yang cukup tinggi mengguyur wilayah tersebut dan mengakibatkan tebing setinggi 5 meter mengalami longsoran.

"Akibatnya satu rumah terdampak longsor dan tiga rumah lainnya terancam," katanya.

Ia menambahkan longsor kedua terjadi di Desa Asinan, Kecamatan Kalibening setelah hujan mengguyur wilayah tersebut pada Selasa (4/2) sore.

"Akibatnya tebing setinggi 10 meter dan panjang 6 meter mengalami longsor dan mengakibatkan satu rumah dan satu kandang milik warga rusak," katanya.

Dia mengatakan tidak ada korban jiwa pada kejadian tersebut dan warga yang rumahnya terdampak longsor telah mengungsi guna mengantisipasi terjadinya longsor susulan.

Pada Kamis ini tim dari BPBD Banjarnegara masih melakukan proses pembersihan sekaligus melakukan sosialisasi kepada warga setempat.

"Kami mengingatkan warga untuk waspada terutama jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi dengan durasi yang lama dan segera melaporkan kepada BPBD Banjarnegara jika terdapat kejadian longsor di wilayahnya masing-masing," katanya.

BPBD Banjarnegara menyiagakan posko 24 jam guna mengantisipasi kejadian bencana selama puncak musim hujan, demikian Agus Haryono.

Baca juga: Pusat Mitigasi Unsoed berupaya kembangkan kawasan lindung longsor
Baca juga: 11 kampung dilanda langsor, 8.100 penduduk siap eksodus


Pewarta : Wuryanti Puspitasari
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2024