Solo (Antaranews Jateng) - Seratusan ribu orang dari berbagai daerah diperkirakan akan menghadiri berbagai rangkaian kegiatan Haul ke-9 K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang digelar di Kota Solo, Jawa Tengah, pada Sabtu (23/2).

"Serangkaian kegiatan acara akan dilakukan dalam Haul K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Srawung Kebangsaan yang akan dihadiri sebanyak 101.000 orang di Kota Solo, mulai Jumat (22/2) hingga puncaknya di Stadion Sriwedari, Sabtu (23/2) malam," kata Ketua Panitia Haul ke-9 Gus Dur, Hussein Syifa, di Solo, Kamis.

Haul ke-9 Gus Dur digelar di Kota Solo, kata Hussein Syifa salah satunya mendapatkan gelar Kanjeng Pangeran Aryo K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dari Keraton Kasunanan Surakarta, dan napak tilas saat Gus Dur menjabat Presiden RI keempat kunjungan di Kota Solo.

Hussein Syifa mengatakan acara haul diawali bedah buku "Gus Dur Islam Nusantara & Kewarganegaraan Bhineka" yang digelar di Aula Pondok Pesantren Al Muayyad Surakarta, Jumat (22/2). Acara bedah buku menghadirkan dua pembicara, yakni Dr.Ahmad Suedy dan Inayah Wulandari Wahid, dimulai pukul 13.00 WIB hingga 15.00 WIB.

Selain itu, acara Haul Gus Dur juga dimeriahkan Stand Up Comedy "Gusdurian" yang akan digelar di Aula Ponpes Al Qurany Azzayyadi Surakarta, pada Jumat (22/2), pukul 20.00 WIB hingga 22.00 WIB.

Hussein Syifa mengatakan kegiatan Haul Gus Dur akan dilaksanakan kirab kebangsaan dan istighosah akbar di Stadion Sriwedari Solo pada Sabtu (23/2) mulai pukul 15.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB.

Menurut dia, acara kirab Kebangsaan yang akan diikuti sekitar 100 orang diberangkatkan mulai dari depan Stadion Manahan hingga Stadion Sriwedari Solo. Acara Kirab Kebangsaan  dengan tema "Berjuta Warna Satu Jiwa Indonesia" itu, akan menampilkan berbagai kesenian seperti reog, seni tarian, barongsai, naga liong kelompok rebana dan sebagainya.

Puncak Haul Gus Dur akan dilaksanakan istighosah akbar yang digelar di Stadion Sriwedari pada Sabtu (23/2), malam. Rencana mengundang Joko Widodo sebagai mantan Wali Kota Solo, dan kebetulan sebagai Presiden RI, tentunya keluraga besar Gus Dur termasuk Ibu Hj Sinta Nuriyah Wahid, K.H. Ahmad Musthofa Bisri (Gus Mus), Mahfud MD, dan sejumlah tokoh lintas agama, serta budayawan. 

Pewarta : Bambang Dwi Marwoto
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2024