Hyundai tarik 79.000 kendaraan diesel
Rabu, 9 Januari 2019 9:47 WIB
Papan reklame Hyundai (wikipedia/creativecommons)
Jakarta (Antaranews Jateng) - Kementerian lingkungan Korea Selatan mengatakan bahwa Hyundai Motor Co akan menarik (recall) sekitar 79.000 kendaraan bertenaga diesel untuk memperbaiki komponen emisi yang cacat.
Dilansir Yonhap, Selasa (8/1), produsen mobil terbesar Korea Selatan nantinya diharapkan bisa menarik sekitar 78.721 kendaraan yang mencakup tiga model yang berbeda, karena terdapat bagian bermasalah yang mengeluarkan nitrogen oksida berlebihan ke udara.
Penarikan itu akan dimulai pada Rabu (9/1) dan dilaksanakan selama 1,5 tahun, kata pejabat di kementerian lingkungan hidup Korsel.
Tiga model tersebut adalah sedan Grandeur diesel 2.2-liter, Megatruck dan truk Mighty.
"Kementerian merekomendasikan Hyundai untuk menarik kembali 30.945 unit sedan diesel Grandeur karena bagian emisi yang rusak. Namun untuk dua model truk, produsen mobil itu secara sukarela menyerahkan rencana penarikannya ke kementerian, dengan persetujuan karena akan dibuat minggu, "kata pejabat itu melalui telepon.
Rencana penarikan Hyundai ini sejalan dengan dorongan pemerintah untuk mengurangi kendaraan bertenaga diesel di jalan karena alasan dampaknya bagi kesehatan.
Baca juga: Kendaraan Hyundai dan Kia menangkan penghargaan desain di AS
Baca juga: Mobil konsep terbaru Hyundai akan hadir di CES 2019
Baca juga: General Motors punya pimpinan baru, bakal lebih fokus garap mobil listrik
Dilansir Yonhap, Selasa (8/1), produsen mobil terbesar Korea Selatan nantinya diharapkan bisa menarik sekitar 78.721 kendaraan yang mencakup tiga model yang berbeda, karena terdapat bagian bermasalah yang mengeluarkan nitrogen oksida berlebihan ke udara.
Penarikan itu akan dimulai pada Rabu (9/1) dan dilaksanakan selama 1,5 tahun, kata pejabat di kementerian lingkungan hidup Korsel.
Tiga model tersebut adalah sedan Grandeur diesel 2.2-liter, Megatruck dan truk Mighty.
"Kementerian merekomendasikan Hyundai untuk menarik kembali 30.945 unit sedan diesel Grandeur karena bagian emisi yang rusak. Namun untuk dua model truk, produsen mobil itu secara sukarela menyerahkan rencana penarikannya ke kementerian, dengan persetujuan karena akan dibuat minggu, "kata pejabat itu melalui telepon.
Rencana penarikan Hyundai ini sejalan dengan dorongan pemerintah untuk mengurangi kendaraan bertenaga diesel di jalan karena alasan dampaknya bagi kesehatan.
Baca juga: Kendaraan Hyundai dan Kia menangkan penghargaan desain di AS
Baca juga: Mobil konsep terbaru Hyundai akan hadir di CES 2019
Baca juga: General Motors punya pimpinan baru, bakal lebih fokus garap mobil listrik
Pewarta : ANTARANEWS
Editor : Achmad Zaenal M
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Honda Indonesia "recall" 94.443 mobil, ada Brio, Jazz, HR-V, CR-V, hingga Accord
05 June 2021 12:14 WIB, 2021
Outlander Sport dan Delica di-"recall" untuk perbaikan peranti lunak ECU
05 April 2019 8:53 WIB, 2019
Mercedes tarik dua model AMG di China karena kerusakan peranti lunak
26 November 2018 8:07 WIB, 2018
Terpopuler - OTOMOTIF
Lihat Juga
Ini dia lima hal penting yang harus dihindari pengemudi saat di jalan tol
29 December 2025 10:07 WIB
PLN hadirkan pengalaman berkendara EV dan home charging di GIIAS 2025 Semarang
25 September 2025 11:08 WIB
Tim Bengawan UNS luncurkan mobil hemat energi Nirankara 3.0 dan Wirasena
17 September 2025 14:47 WIB