Pemprov Jateng kawal Program Imunisasi Anak 2018
Rabu, 26 September 2018 18:23 WIB
Seorang anak di Kelurahan Butuh Kabupaten temanggung disuntik imunisasi difteri untuk mengantisipasi penyebaran penyakit difteri di daerah tersebut (Foto: Heru Suyitno)
Semarang (Antaranews Jateng) - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengajak semua lapisan masyarakat mendukung program imunisasi bagi anak-anak yang dilaksanakan jajaran Dinas Kesehatan.
"Program imunisasi merupakan langkah nyata dalam menanggulangi dan mencegah terjadinya wabah penyakit sejak usia dini," kata Ganjar di Semarang, Rabu.
Mantan anggota DPR RI itu menjelaskan bahwa banyak hal baik di dalam program pemberian imunisasi, salah satunya melalui Bulan Imunisasi Anak Sekolah yang sudah dilaksanakan sejak Agustus dan akan berakhir pada November 2018.
Ganjar menegaskan bahwa Provinsi Jawa Tengah dan 35 kabupaten/kota tidak akan menolak pelaksanaan program imunisasi.
"Kalau ada yang menolak imunisasi, bahaya itu dan problemnya biasanya soal gizi, tapi beberapa sudah kita deteksi daerahnya," ujarnya.
Politikus PDI Perjuangan itu menyebutkan Pemprov Jateng akan mengawal program Bulan Imunisasi Anak Sekolah sampai ke tingkat kabupaten/kota dengan menyasar anak sekolah berusia 7-8 tahun.
Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Jawa Tengah Subur Hadi Marhaento menambahkan Program Bulan Imunisasi Anak Sekolah dilaksanakan ke puskesmas di masing-masing daerah dan mendatangi tiap sekolah.
Menurut dia, Kementerian Kesehatan menargetkan capaian Program Bulan Imunisasi Anak Sekolah pada tahun ini bisa tercapai 98 persen.
"Pada Program Bulan Imunisasi Anak Sekolah 2017, kami mencapai 99,61 persen dan selalu melampaui target. Memang masih ada kendala orang yang menolak anaknya diimunisasi, tapi itu tidak banyak," ujarnya.
"Program imunisasi merupakan langkah nyata dalam menanggulangi dan mencegah terjadinya wabah penyakit sejak usia dini," kata Ganjar di Semarang, Rabu.
Mantan anggota DPR RI itu menjelaskan bahwa banyak hal baik di dalam program pemberian imunisasi, salah satunya melalui Bulan Imunisasi Anak Sekolah yang sudah dilaksanakan sejak Agustus dan akan berakhir pada November 2018.
Ganjar menegaskan bahwa Provinsi Jawa Tengah dan 35 kabupaten/kota tidak akan menolak pelaksanaan program imunisasi.
"Kalau ada yang menolak imunisasi, bahaya itu dan problemnya biasanya soal gizi, tapi beberapa sudah kita deteksi daerahnya," ujarnya.
Politikus PDI Perjuangan itu menyebutkan Pemprov Jateng akan mengawal program Bulan Imunisasi Anak Sekolah sampai ke tingkat kabupaten/kota dengan menyasar anak sekolah berusia 7-8 tahun.
Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Jawa Tengah Subur Hadi Marhaento menambahkan Program Bulan Imunisasi Anak Sekolah dilaksanakan ke puskesmas di masing-masing daerah dan mendatangi tiap sekolah.
Menurut dia, Kementerian Kesehatan menargetkan capaian Program Bulan Imunisasi Anak Sekolah pada tahun ini bisa tercapai 98 persen.
"Pada Program Bulan Imunisasi Anak Sekolah 2017, kami mencapai 99,61 persen dan selalu melampaui target. Memang masih ada kendala orang yang menolak anaknya diimunisasi, tapi itu tidak banyak," ujarnya.
Pewarta : Wisnu Adhi Nugroho
Editor : Achmad Zaenal M
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dinkes Kudus melakukan upaya jemput bola penuhi imunisasi anak usia 0-2 tahun
09 August 2026 20:50 WIB
Pemkot Pekalongan gencarkan Imunisasi Kejar untuk membentuk kekebalan kelompok
14 April 2026 13:46 WIB
Dinkes Purbalingga targetkan seluruh anak tervaksinasi di Program BIAS
25 August 2025 13:01 WIB, 2025
Cegah penyakit sejak dini, siswa SD di Solo jalani vaksinasi MR dan HPV
06 August 2025 19:44 WIB, 2025
Cek kesehatan gratis dan imunisasi serentak di Kudus sasar 770 sekolah
04 August 2025 15:10 WIB, 2025
Terpopuler - Kesehatan
Lihat Juga
Pemprov Jateng tegaskan penanganan kasus dugaan keracunan di Batang sesuai SOP
28 September 2026 21:50 WIB
Kolaborasi dengan Alpha IVF Malaysia, RS Indriati Solo Baru Hadirkan Layanan Bayi Tabung Berteknologi Mutakhir
26 September 2026 17:33 WIB
Alodokter AI raih kepuasan pasien hingga 98 persen, penuhi tolok ukur keselamatan klinis dunia
22 September 2026 17:50 WIB
Gubernur Jateng serukan kerja kolaboratif lintas sektor guna turunkan stunting
21 September 2026 22:38 WIB
PMI Kota Tegal peringati HUT ke-81, teguhkan semangat peduli dan kemanusiaan
18 September 2026 13:53 WIB