UNS tarik 3.070 mahasiswa KKN
Senin, 20 Agustus 2018 18:32 WIB
Wakil Rektor 1 UNS Sutarno saat melihat beberapa produk hasil karya mahasiswa KKN (Foto: dokumentasi UNS)
Boyolali (Antaranews Jateng) - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menarik sebanyak 3.070 mahasiswa yang mengikuti program kuliah kernya nyata (KKN) periode Juli-Agustus 2018.
"Kami berharap program-program yang dijalankan oleh mahasiswa untuk masyarakat di lokasi KKN bisa bermanfaat," kata Wakil Rektor 1 UNS, Sutarno pada penarikan KKN UNS secara simbolis di Balai Desa Keyongan Kecamatan Nogosari Kabupaten Boyolali, Senin.
Ia berharap, kegiatan KKN di Boyolali bisa terus berlanjut. Selain itu, dikatakannya, jika terdapat program yang belum tuntas maka akan dituntaskan oleh tim KKN selanjutnya.?
"Diinfokan saja apa yang dibutuhkan. Kami di UNS memiliki banyak ahli di berbagai bidang sehingga bisa kami terjunkan di Boyolali, misalnya menyulap kotoran sapi menjadi biogas dan masih banyak lagi," katanya.
Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana KKN (UPKKN) UNS, Rahayu mengatakan dalam menjalankan KKN banyak program yang telah dilakukan oleh mahasiswa di tiap-tiap daerah.
"Seluruh kelompok telah menghasilkan berbagai produk yang disesuaikan dengan kondisi daerah masing-masing. Seperti yang dilakukan di Boyolali, tim KKN UNS telah menghasilkan berbagai produk, diantaranya pupuk cair organik, pupuk padat organik, jamu ternak, sabun pencuci piring, nugget pisang, manisan kulit semangka, selai kacang, dan pengolahan serbuk kayu menjadi bros," katanya.
Ia berharap, produk hasil olahan mahasiswa tersebut bisa berdampak pada perekonomian warga serta bisa memunculkan UKM-UKM baru.
"Nanti kami usulkan ke Bapedda siapa tahu bisa menjadi industri kreatif dan bisa memajukan perekonomian," katanya.
Sebelumnya, Rektor UNS Surakarta Ravik Karsidi mengatakan kegiatan KKN merupakan media pembelajaran mahasiswa untuk belajar di masyarakat.
"Melalui KKN diperoleh pengalaman belajar dan bekerja tentang penerapan ilmu pengetahuan di luar kampus. Mahasiswa diharapkan bisa mendalami dan menghayati manfaat ilmu pengetahuan dalam memecahkan masalah pembangunan sehingga ketika lulus mahasiswa bisa tumbuh sifat profesionalitas dan kepeduliannya kepada masyarakat," katanya.
Adapun pada periode kali ini UNS memberangkatkan sebanyak 3.070 mahasiswa dan 151 dosen pembimbing lapangan. Dari total tersebut, mahasiswa yang KKN di Pulau Jawa sebanyak 2.559 mahasiswa yang tersebar di 28 kabupaten, 55 kecamatan, dan 271 desa.
Sedangkan 551 mahasiswa melaksanakan KKN di luar Jawa yang tersebar di 25 kabupaten, 28 kecamatan, dan 33 desa.
"Kami berharap program-program yang dijalankan oleh mahasiswa untuk masyarakat di lokasi KKN bisa bermanfaat," kata Wakil Rektor 1 UNS, Sutarno pada penarikan KKN UNS secara simbolis di Balai Desa Keyongan Kecamatan Nogosari Kabupaten Boyolali, Senin.
Ia berharap, kegiatan KKN di Boyolali bisa terus berlanjut. Selain itu, dikatakannya, jika terdapat program yang belum tuntas maka akan dituntaskan oleh tim KKN selanjutnya.?
"Diinfokan saja apa yang dibutuhkan. Kami di UNS memiliki banyak ahli di berbagai bidang sehingga bisa kami terjunkan di Boyolali, misalnya menyulap kotoran sapi menjadi biogas dan masih banyak lagi," katanya.
Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana KKN (UPKKN) UNS, Rahayu mengatakan dalam menjalankan KKN banyak program yang telah dilakukan oleh mahasiswa di tiap-tiap daerah.
"Seluruh kelompok telah menghasilkan berbagai produk yang disesuaikan dengan kondisi daerah masing-masing. Seperti yang dilakukan di Boyolali, tim KKN UNS telah menghasilkan berbagai produk, diantaranya pupuk cair organik, pupuk padat organik, jamu ternak, sabun pencuci piring, nugget pisang, manisan kulit semangka, selai kacang, dan pengolahan serbuk kayu menjadi bros," katanya.
Ia berharap, produk hasil olahan mahasiswa tersebut bisa berdampak pada perekonomian warga serta bisa memunculkan UKM-UKM baru.
"Nanti kami usulkan ke Bapedda siapa tahu bisa menjadi industri kreatif dan bisa memajukan perekonomian," katanya.
Sebelumnya, Rektor UNS Surakarta Ravik Karsidi mengatakan kegiatan KKN merupakan media pembelajaran mahasiswa untuk belajar di masyarakat.
"Melalui KKN diperoleh pengalaman belajar dan bekerja tentang penerapan ilmu pengetahuan di luar kampus. Mahasiswa diharapkan bisa mendalami dan menghayati manfaat ilmu pengetahuan dalam memecahkan masalah pembangunan sehingga ketika lulus mahasiswa bisa tumbuh sifat profesionalitas dan kepeduliannya kepada masyarakat," katanya.
Adapun pada periode kali ini UNS memberangkatkan sebanyak 3.070 mahasiswa dan 151 dosen pembimbing lapangan. Dari total tersebut, mahasiswa yang KKN di Pulau Jawa sebanyak 2.559 mahasiswa yang tersebar di 28 kabupaten, 55 kecamatan, dan 271 desa.
Sedangkan 551 mahasiswa melaksanakan KKN di luar Jawa yang tersebar di 25 kabupaten, 28 kecamatan, dan 33 desa.
Pewarta : Aris Wasita
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mahasiswa FKIP UMS gelar sosialisasi public speaking "Suaramu Berharga" untuk tumbuhkan kepercayaan diri anak panti
14 February 2026 18:37 WIB
Mahasiswa KKN-DIK UMS 2026 manfaatkan Smart Box untuk edukasi anti-bullying di SD MPK Pracimantoro
14 February 2026 17:41 WIB
KKN MMK Posko 4 UIN Walisongo terapkan praktek pembuatan biopori di MI Ma'arif Serangsari
13 February 2026 8:48 WIB
Sosialisasi parenting mahasiswa KKN-Dik FKIP UMS dorong sinergi orang tua dan sekolah dalam mendidik anak
12 February 2026 18:07 WIB
Mahasiswa KKN-Dik FKIP UMS gelar program edukatif dan kreatif di TPA Al-Hawwa
12 February 2026 18:03 WIB
Mahasiswa KKN-Dik UMS hadirkan Lapak Baca tumbuhkan semangat literasi generasi muda
11 February 2026 15:42 WIB
KKN-Dik UMS gelar program antiperundungan GEBRAK untuk ciptakan lingkungan sekolah aman
09 February 2026 13:42 WIB
Perkenalkan tapak suci, mahasiswa KKN Dik UMS tanamkan ideologi Muhammadiyah di tanah Arab
09 February 2026 13:36 WIB
UMS perkuat identitas budaya anak Indonesia di SB Pelita Ilmu Kuala Lumpur lewat kegiatan KKN
08 February 2026 15:36 WIB
Mahasiswa KKN-Dik UMS gelar sosialisasi literasi hoaks di Kelurahan Langkai Palangka Raya
07 February 2026 14:46 WIB
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Arsitektur UMS gelar KKL di Labuan Bajo, mahasiswa kaji kampung adat hingga resort modern
14 February 2026 18:45 WIB
Mahasiswa KKN-DIK UMS 2026 manfaatkan Smart Box untuk edukasi anti-bullying di SD MPK Pracimantoro
14 February 2026 17:41 WIB