UNS terima 3.345 mahasiswa dari SBMPTN
Selasa, 3 Juli 2018 17:44 WIB
Solo - Wakil Rektor I UNS Sutarno saat memberikan keterangan kepada wartawan (Foto: Aris Wasita)
Solo (Antaranews Jateng) - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menerima sebanyak 3.345 mahasiswa baru jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018.
"Jumlah ini sekitar 50 persen dari total daya tampung sebanyak 6.171 mahasiswa," kata Wakil Rektor I UNS Sutarno di Solo, Selasa.
Ia mengatakan dari sebanyak 3.345 calon mahasiswa tersebut, 953 di antaranya merupakan calon penerima bidik misi. Terkait hal itu, pihaknya akan memverifikasi kembali para calon penerima program beasiswa tersebut.
"Untuk proses verifikasi cukup ketat, lolos atau tidaknya tergantung penghasilan orang tua. Jadi ada kemungkinan masih ada yang tidak lolos verifikasi," katanya.
Adapun, pada pelaksanaan SBMPTN tahun ini jumlah pendaftar di UNS mencapai sekitar 87.000 pendaftar. Ia mengatakan program studi kedokteran merupakan yang paling banyak diminati, yaitu dengan 5.658 pendaftar.
"Selanjutnya jurusan hukum dengan 4.416 pendaftar, lalu jurusan manajemen dengan 4.221 pendaftar," katanya.
Sebelumnya, Ketua Pusat SBMPTN 2018 Ravik Karsidi mengatakan total peserta yang lolos di seluruh PTN di Indonesia sebanyak 165.831 peserta. Angka ini merupakan 19,28 persen dari total peserta yang mendaftar yaitu sebanyak 860.001 peserta.
Menurut dia, dari total yang lolos SBMPTN tersebut, 160.778 di antaranya diterima melalui ujian tertulis berbasis cetak (UTBC) dan 5.053 peserta diterima melalui ujian tertulis berbasis komputer (UTBK).
Ia mengimbau agar para peserta yang lolos tersebut segera melakukan pendaftaran ulang di masing-masing PTN terkait.
"Jumlah ini sekitar 50 persen dari total daya tampung sebanyak 6.171 mahasiswa," kata Wakil Rektor I UNS Sutarno di Solo, Selasa.
Ia mengatakan dari sebanyak 3.345 calon mahasiswa tersebut, 953 di antaranya merupakan calon penerima bidik misi. Terkait hal itu, pihaknya akan memverifikasi kembali para calon penerima program beasiswa tersebut.
"Untuk proses verifikasi cukup ketat, lolos atau tidaknya tergantung penghasilan orang tua. Jadi ada kemungkinan masih ada yang tidak lolos verifikasi," katanya.
Adapun, pada pelaksanaan SBMPTN tahun ini jumlah pendaftar di UNS mencapai sekitar 87.000 pendaftar. Ia mengatakan program studi kedokteran merupakan yang paling banyak diminati, yaitu dengan 5.658 pendaftar.
"Selanjutnya jurusan hukum dengan 4.416 pendaftar, lalu jurusan manajemen dengan 4.221 pendaftar," katanya.
Sebelumnya, Ketua Pusat SBMPTN 2018 Ravik Karsidi mengatakan total peserta yang lolos di seluruh PTN di Indonesia sebanyak 165.831 peserta. Angka ini merupakan 19,28 persen dari total peserta yang mendaftar yaitu sebanyak 860.001 peserta.
Menurut dia, dari total yang lolos SBMPTN tersebut, 160.778 di antaranya diterima melalui ujian tertulis berbasis cetak (UTBC) dan 5.053 peserta diterima melalui ujian tertulis berbasis komputer (UTBK).
Ia mengimbau agar para peserta yang lolos tersebut segera melakukan pendaftaran ulang di masing-masing PTN terkait.
Pewarta : Aris Wasita
Editor : Zuhdiar Laeis
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Riset EIT Portabel UIN Walisongo raih capaian di atas 80 persen dalam Monev MoRA The AIR Fund
17 September 2026 8:44 WIB
Rektor UIN Walisongo jadi narasumber NASUHA 2026, dorong pembaruan hukum keluarga islam
17 September 2026 8:34 WIB
SV Undip bekali siswa SMAN 2 Mranggen bangun personal branding di era digital
16 September 2026 10:15 WIB
Dari stand astronomi ke pilihan kuliah: Pengunjung MTQ tertarik daftarkan anaknya ke UIN Walisongo
16 September 2026 9:46 WIB
FDK UIN Walisongo gelar stadium general tentang ketahanan keluarga menuju Indonesia Emas 2045
16 September 2026 9:28 WIB
Akademisi USIM soroti penguatan hukum untuk mengatasi kabut asap lintas batas
15 September 2026 15:23 WIB
Rektor Unsoed tekankan kolaborasi global untuk menghadapi tantangan hukum dan AI
15 September 2026 13:31 WIB