Facebook luncurkan aplikasi Workplace Chat
Jumat, 27 Oktober 2017 13:02 WIB
Tampilan Facebook Workplace Chat di desktop (HO/ Facebook) (Tampilan Facebook Workplace Chat di desktop (HO/ Facebook))
Jakarta, ANTARA JATENG - Setelah tahun lalu meluncurkan layanan
Workplace, kini Facebook meluncurkan aplikasi Workplace Chat untuk
desktop.
"Kini, kami menawarkan pengalaman yang berfokus pada messaging melalui Workplace Chat, baik di desktop maupun mobile," ujar Julien Codorniou, Vice President Workplace Facebook, dalam keterangan tertulisnya.
"Setiap orang dapat mengunduh aplikasi Workplace Chat di PC, Mac, Android maupun iOS," sambung dia.
Workplace Chat sejak awal sudah memiliki komponen mobile dan browser, dan kini Facebook menambahkan sebuah aplikasi desktop.
Dengan aplikasi desktop, orang bisa mengakses fitur seperti aplikasi mobile langsung melalui desktop mereka.
Workplace Chat menyertakan obrolan video dengan sesama rekan kerja atau group, berbagi layar (screen sharing), dan berbagi file.
Aplikasi ini juga menyertakan fitur seperti reaksi pesan, @mention, dan gif yang bisa menjaga percakapan untuk tetap ceria namun tetap dalam fokus bahasan.
"Selama beberapa minggu mendatang, kami akan memperbarui Workplace Chat untuk menyertakan dukungan untuk obrolan group video di desktop dan mobile," kata Julien.
"Orang akan segera bisa mengklik tombol dan memulai panggilan video dengan tim mereka," lanjut dia.
Setahun Workplace diluncurkan, Julien mengungkapkan bahwa lebih dari 30.000 organisasi telah menggunakan Workplace di seluruh dunia.
Angka ini naik hingga lebih dari dua kali lipat dibandingkan enam bulan lalu. Lebih dari 1.000.000 group telah dibuat di Workplace untuk membantu tim mereka dapat bekerja sama.
"Kini, kami menawarkan pengalaman yang berfokus pada messaging melalui Workplace Chat, baik di desktop maupun mobile," ujar Julien Codorniou, Vice President Workplace Facebook, dalam keterangan tertulisnya.
"Setiap orang dapat mengunduh aplikasi Workplace Chat di PC, Mac, Android maupun iOS," sambung dia.
Workplace Chat sejak awal sudah memiliki komponen mobile dan browser, dan kini Facebook menambahkan sebuah aplikasi desktop.
Dengan aplikasi desktop, orang bisa mengakses fitur seperti aplikasi mobile langsung melalui desktop mereka.
Workplace Chat menyertakan obrolan video dengan sesama rekan kerja atau group, berbagi layar (screen sharing), dan berbagi file.
Aplikasi ini juga menyertakan fitur seperti reaksi pesan, @mention, dan gif yang bisa menjaga percakapan untuk tetap ceria namun tetap dalam fokus bahasan.
"Selama beberapa minggu mendatang, kami akan memperbarui Workplace Chat untuk menyertakan dukungan untuk obrolan group video di desktop dan mobile," kata Julien.
"Orang akan segera bisa mengklik tombol dan memulai panggilan video dengan tim mereka," lanjut dia.
Setahun Workplace diluncurkan, Julien mengungkapkan bahwa lebih dari 30.000 organisasi telah menggunakan Workplace di seluruh dunia.
Angka ini naik hingga lebih dari dua kali lipat dibandingkan enam bulan lalu. Lebih dari 1.000.000 group telah dibuat di Workplace untuk membantu tim mereka dapat bekerja sama.
Pewarta : Arindra Meodia
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polemik PLTP Gunung Ungaran, Pemprov Jateng siap jembatani aspirasi warga
03 September 2026 20:53 WIB
Pemanfaatan pati singkong untuk padamkan kebakaran, ini penjelasan peneliti dari SV Undip
28 August 2026 19:20 WIB
Pemprov Jateng dorong transformasi sektor perhubungan berbasis ekonomi hijau
24 August 2026 22:58 WIB
Kemkomdigi perkuat infrastruktur digital untuk digitalisasi perlindungan sosial
14 August 2026 18:51 WIB
Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, PLN tegaskan kesiapan dukung era kendaraan listrik
04 August 2026 20:19 WIB
Terpopuler - IT
Lihat Juga
Kemkomdigi perkuat infrastruktur digital untuk digitalisasi perlindungan sosial
14 August 2026 18:51 WIB
PTI UMS gelar pameran proyek IoT, mahasiswa tampilkan inovasi teknologi otomasi
13 June 2026 18:42 WIB
Wamenag tekankan tanggung jawab moral manusia atas kecerdasan buatan di ICIMS 2026 UMS
10 February 2026 17:55 WIB
Dosen UMS soroti risiko dan standar perlindungan data pada registrasi SIM berbasis face recognition
07 February 2026 18:58 WIB