BPS: Inflasi September 2017 Sebesar 0,13 Persen
Senin, 2 Oktober 2017 12:39 WIB
Seorang penjual melayani pembeli di Pasar Palmerah, Jakarta, Rabu (2/8/2017). Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada September 2017, Indonesia mengalami inflasi sebesar 0,13 persen. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)
Jakarta, ANTARA JATENG - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada
September 2017, Indonesia mengalami inflasi sebesar 0,13 persen.
Sehingga tingkat inflasi tahun kalender (Januari–September) 2017 sebesar 2,66 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (September 2017 terhadap September 2016) sebesar 3,72 persen.
Sebelumnya pada Agustus 2017 Indonesia mengalasi mengalami deflasi sebesar 0,07 persen. Sementara laju inflasi pada Juli 2017 sebesar 0,22 persen. Asumsi inflasi dalam RAPBN-P 2017 diusulkan sebesar 4,3 persen.
Inflasi September
Pada September 2017 terjadi inflasi sebesar 0,13 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 130,08.
Dari 82 kota IHK, 50 kota mengalami inflasi dan 32 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Tual sebesar 1,59 persen tertinggi terjadi di Tual sebesar 1,59 persen dengan IHK sebesar 153,62 dan terendah terjadi di Mamuju dan Depok sebesar 0,01 persen dengan IHK masing-masing sebesar 129,55 dan 128,56.
Sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Manado sebesar 1,04 persen dengan IHK sebesar 128,26 dan terendah terjadi di Tembilahan sebesar 0,01 persen dengan IHK sebesar 133,95.
Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya beberapa indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,34 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,21 persen; kelompok sandang sebesar 0,52 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,16 persen; kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga sebesar 1,03 persen; dan kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,02 persen, sedangkan kelompok bahan makanan mengalami penurunan sebesar 0,53 persen.
Sehingga tingkat inflasi tahun kalender (Januari–September) 2017 sebesar 2,66 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (September 2017 terhadap September 2016) sebesar 3,72 persen.
Sebelumnya pada Agustus 2017 Indonesia mengalasi mengalami deflasi sebesar 0,07 persen. Sementara laju inflasi pada Juli 2017 sebesar 0,22 persen. Asumsi inflasi dalam RAPBN-P 2017 diusulkan sebesar 4,3 persen.
Inflasi September
Pada September 2017 terjadi inflasi sebesar 0,13 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 130,08.
Dari 82 kota IHK, 50 kota mengalami inflasi dan 32 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Tual sebesar 1,59 persen tertinggi terjadi di Tual sebesar 1,59 persen dengan IHK sebesar 153,62 dan terendah terjadi di Mamuju dan Depok sebesar 0,01 persen dengan IHK masing-masing sebesar 129,55 dan 128,56.
Sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Manado sebesar 1,04 persen dengan IHK sebesar 128,26 dan terendah terjadi di Tembilahan sebesar 0,01 persen dengan IHK sebesar 133,95.
Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya beberapa indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,34 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,21 persen; kelompok sandang sebesar 0,52 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,16 persen; kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga sebesar 1,03 persen; dan kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,02 persen, sedangkan kelompok bahan makanan mengalami penurunan sebesar 0,53 persen.
Pewarta : Calvin Basuki
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - NASIONAL
Lihat Juga
KPK hadirkan Fuad Hasan Masyhur sebagai saksi dalam sidang kuota haji hari ini
01 October 2026 8:35 WIB
Menkomdigi tekankan inovasi teknologi dan AI wajib berpusat pada manusia
30 September 2026 13:11 WIB
KPK mendalami dugaan Silmy Karim dan Bagus memberi uang setiap bimbingan S3
30 September 2026 8:44 WIB
SAR Timika menemukan 8 korban kapal LCT di Perairan Puriri dalam keadaan selamat
29 September 2026 9:16 WIB
35 kantor berita Asia Pasifik membahas penanganan disinformasi di Moskow
23 September 2026 21:11 WIB
Perum LKBN ANTARA galang kerja sama dengan tiga media Rusia berskala global
23 September 2026 9:00 WIB