Semarang, ANTARA JATENG - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah mengklaim penerimaan peserta didik baru tingkat SMA/SMK negeri se-Jateng tahun ajaran 2017/2018 secara online, berjalan baik.
"Secara umum PPDB berjalan dengan baik, tapi ada beberapa hal yang akan kami evaluasi," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jateng Gatot Bambang Hastowo di Semarang, Selasa.
Ia mengungkapkan, hal-hal yang akan dievaluasi terkait dengan pelaksanaan PPDB adalah tentang surat keterangan tidak mampu (SKTM), rayonisasi atau zonasi sekolah, dan penambahan poin prestasi bagi calon siswa baru.
"Setelah PPDB 2017/2018 selesai dan siswa sudah mulai masuk sekolah, kami akan melakukan evaluasi PPDB sebagai antisipasi agar tidak pada PPDB berikutnya," ujarnya.
Mengenai akses jaringan pada PPDB online, Gatot menyebutkan bahwa di Provinsi Jateng tidak ada masalah seperti yang terjadi di provinsi-provinsi lain karena pihaknya sudah menyiapkan secara matang bekerja sama dengan PT Telkom Indonesia.
"Ada wifi corner, yang di lereng-lereng gunung bisa mengaksesnya dan tidak ada masalah. Dari awal sampai akhir, `hang` saja tidak, gangguan saja tidak," katanya.
Berdasarkan hasil pendataan, secara keseluruhan jumlah daya tampung untuk SMA Negeri sebanyak 112.728 siswa dan SMK Negeri 97.144 siswa.
Jumlah total daya tampung tersebut akan diperebutkan oleh para lulusan SMP/MTs sederajat yang lulus tahun ajaran 2016/2017 maupun lulusan tahun sebelumnya di Provinsi Jateng ditambah dengan calon peserta didik dari luar provinsi setempat.
"Secara umum PPDB berjalan dengan baik, tapi ada beberapa hal yang akan kami evaluasi," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jateng Gatot Bambang Hastowo di Semarang, Selasa.
Ia mengungkapkan, hal-hal yang akan dievaluasi terkait dengan pelaksanaan PPDB adalah tentang surat keterangan tidak mampu (SKTM), rayonisasi atau zonasi sekolah, dan penambahan poin prestasi bagi calon siswa baru.
"Setelah PPDB 2017/2018 selesai dan siswa sudah mulai masuk sekolah, kami akan melakukan evaluasi PPDB sebagai antisipasi agar tidak pada PPDB berikutnya," ujarnya.
Mengenai akses jaringan pada PPDB online, Gatot menyebutkan bahwa di Provinsi Jateng tidak ada masalah seperti yang terjadi di provinsi-provinsi lain karena pihaknya sudah menyiapkan secara matang bekerja sama dengan PT Telkom Indonesia.
"Ada wifi corner, yang di lereng-lereng gunung bisa mengaksesnya dan tidak ada masalah. Dari awal sampai akhir, `hang` saja tidak, gangguan saja tidak," katanya.
Berdasarkan hasil pendataan, secara keseluruhan jumlah daya tampung untuk SMA Negeri sebanyak 112.728 siswa dan SMK Negeri 97.144 siswa.
Jumlah total daya tampung tersebut akan diperebutkan oleh para lulusan SMP/MTs sederajat yang lulus tahun ajaran 2016/2017 maupun lulusan tahun sebelumnya di Provinsi Jateng ditambah dengan calon peserta didik dari luar provinsi setempat.