Menkominfo: "Ransomware Petya" belum Menyebar di Indonesia
Jumat, 30 Juni 2017 21:41 WIB
Menkominfo Rudiantara (ANTARA /Muhammad Adimaja)
Jakarta, ANTARA JATENG - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo)
Rudiantara mengatakan serangan ransomware jenis Petya saat ini belum
menyebar di Indonesia.
"Indonesia belum terpapar malware Petya. Hingga saat ini, belum ada laporan yang masuk ke kami," ujar Menkominfo dalam diskusi Antisipasi Serangan Malware Ransomware Petya, yang berlangsung di Cikini, Jakarta, Jumat.
Menurut dia, penyebaran virus komputer yang mengenkripsi perangkat penyimpanan digital atau "hard disk" itu baru ditemui pada negara-negara di kawasan Eropa Timur, Eropa Barat, serta Asia Selatan.
"Hingga kini, Petya sedang banyak menyerang instalasi komputer di Ukraina. Di Asia, yang sudah terpapar itu India, Bangladesh, dan Srilangka," kata dia.
Kendati demikian, Menkominfo mengimbau masyarakat untuk tetap ikut melakukan pencegahan dan tidak lengah terhadap serangan malware baru tersebut.
"Pencegahan virus ini bukan lagi hanya menjadi urusan pemerintah atau ahli informasi dan teknologi, tapi masyarakat juga harus disiplin dalam menjaga perangkat teknologi mereka untuk memitigasi penyebaran Petya," terang Rudiantara.
Mitigasi tersebut, menurut dia, di antaranya dapat dilakukan masyarakat dengan bijak dalam meng-klik link tertentu, mengamankan data-data penting, serta menggunakan sistem operasi yang asli dan diperbaharui secara berkala.
"Indonesia belum terpapar malware Petya. Hingga saat ini, belum ada laporan yang masuk ke kami," ujar Menkominfo dalam diskusi Antisipasi Serangan Malware Ransomware Petya, yang berlangsung di Cikini, Jakarta, Jumat.
Menurut dia, penyebaran virus komputer yang mengenkripsi perangkat penyimpanan digital atau "hard disk" itu baru ditemui pada negara-negara di kawasan Eropa Timur, Eropa Barat, serta Asia Selatan.
"Hingga kini, Petya sedang banyak menyerang instalasi komputer di Ukraina. Di Asia, yang sudah terpapar itu India, Bangladesh, dan Srilangka," kata dia.
Kendati demikian, Menkominfo mengimbau masyarakat untuk tetap ikut melakukan pencegahan dan tidak lengah terhadap serangan malware baru tersebut.
"Pencegahan virus ini bukan lagi hanya menjadi urusan pemerintah atau ahli informasi dan teknologi, tapi masyarakat juga harus disiplin dalam menjaga perangkat teknologi mereka untuk memitigasi penyebaran Petya," terang Rudiantara.
Mitigasi tersebut, menurut dia, di antaranya dapat dilakukan masyarakat dengan bijak dalam meng-klik link tertentu, mengamankan data-data penting, serta menggunakan sistem operasi yang asli dan diperbaharui secara berkala.
Pewarta : Agita Tarigan
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BRI pastikan data nasabah aman, merespons dugaan serangan ransomware
19 December 2024 9:43 WIB, 2024
Pakar keamanan siber perkirakan ransomware conti curi data BI 3,8 terabita
03 February 2022 16:01 WIB, 2022
Terpopuler - NASIONAL
Lihat Juga
Dirut ANTARA dorong peran kantor berita sebagai rujukan cek fakta yang akurat dan terpercaya
13 February 2026 8:10 WIB
LKBN ANTARA paparkan peran strategis dan kontribusi lembaga untuk pemulihan bencana
12 February 2026 18:57 WIB
Danantara ambil alih seluruh kendali dan kewenangan proyek PLTSa Samarinda
12 February 2026 10:04 WIB
KPK tegaskan penetapan Yaqut sebagai tersangka kasus kuota haji sudah sesuai prosedur
11 February 2026 15:50 WIB
Presiden Prabowo terima lima pengusaha nasional, perkuat Indonesia Incorporated
11 February 2026 9:04 WIB