Jokowi Kembali Kumpulkan Tokoh Lintas Agama
Selasa, 23 Mei 2017 14:59 WIB
Presiden Joko Widodo. (ANTARA /Puspa Perwitasari)
Bogor, Jawa Barat ANTARA JATENG - Presiden Joko Widodo kembali
mengumpulkan tokoh-tokoh agama dari berbagai provinsi yang tergabung
dalam Asosiasi Forum Kerukunan Umat Beragama Indonesia (AFKUBI).
Para tokoh lintas agama diterbangkan dengan dua pesawat VVIP dari berbagai provinsi ke Istana Kepresidenan Bogor, Selasa.
Presiden menyatakan betapa bangsa lain mengagumi Indonesia karena kerukunan, toleransi, persaudaraan, dan persatuannya.
"Jadi kalau kita ini ada gesekan kecil ya wajar tapi segera selesaikan segera rampungkan jangan sampai dibawa berbulan-bulan," kata Presiden.
Ia menambahkan, persoalan yang muncul biasanya bermuara ke politik sehingga masyarakat perlu diberi pemahaman agar tidak terjadi campuraduk persoalan yang berada di wilayah politik, hukum, dan agama.
Presiden mengatakan kini banyak negara di dunia sedang dirisaukan dengan masalah radikalisme dan terorisme.
"Saat saya dua hari yang lalu pertemuan negara-negara Islam dengan Presiden Donald Trump juga sama, kerisauan hampir 55 negara juga sama dengan masalah radikalisme dan terorisme semuanya berada pada ranking pertama tantangan negara itu," kata Jokowi.
Presiden mengajak para tokoh agama untuk segera menyelesaikan gesekan atau percikan yang muncul sekecil apa pun dengan tidak menunggu hingga persoalan menjadi semakin besar.
Setelah menyampaikan sambutan, Presiden mengajak para tokoh agamaberfoto di tangga Istana Kepresidenan Bogor sebagai bentuk kenang-kenangan.
Presiden didampingi oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, dan Staf Khusus Presiden Johan Budi.
Para tokoh lintas agama diterbangkan dengan dua pesawat VVIP dari berbagai provinsi ke Istana Kepresidenan Bogor, Selasa.
Presiden menyatakan betapa bangsa lain mengagumi Indonesia karena kerukunan, toleransi, persaudaraan, dan persatuannya.
"Jadi kalau kita ini ada gesekan kecil ya wajar tapi segera selesaikan segera rampungkan jangan sampai dibawa berbulan-bulan," kata Presiden.
Ia menambahkan, persoalan yang muncul biasanya bermuara ke politik sehingga masyarakat perlu diberi pemahaman agar tidak terjadi campuraduk persoalan yang berada di wilayah politik, hukum, dan agama.
Presiden mengatakan kini banyak negara di dunia sedang dirisaukan dengan masalah radikalisme dan terorisme.
"Saat saya dua hari yang lalu pertemuan negara-negara Islam dengan Presiden Donald Trump juga sama, kerisauan hampir 55 negara juga sama dengan masalah radikalisme dan terorisme semuanya berada pada ranking pertama tantangan negara itu," kata Jokowi.
Presiden mengajak para tokoh agama untuk segera menyelesaikan gesekan atau percikan yang muncul sekecil apa pun dengan tidak menunggu hingga persoalan menjadi semakin besar.
Setelah menyampaikan sambutan, Presiden mengajak para tokoh agamaberfoto di tangga Istana Kepresidenan Bogor sebagai bentuk kenang-kenangan.
Presiden didampingi oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, dan Staf Khusus Presiden Johan Budi.
Pewarta : Hanni Sofia Soepardi
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jalur rel Pekalongan–Sragi kembali dilalui kereta api dengan kecepatan terbatas
19 January 2026 18:29 WIB
Akses ke Desa Tempur Jepara sudah terbuka dan pasokan listrik kembali menyala
12 January 2026 11:09 WIB
Pemkot Surakarta kembali buka proses seleksi calon pimpinan BLUD Kawasan Wisata Balekambang
08 January 2026 16:54 WIB
Sistem kelistrikan Aceh kembali terhubung, PLN masuki tahap pengoperasian pembangkit
17 December 2025 16:00 WIB
Terpopuler - NASIONAL
Lihat Juga
Kemenhaj akan "sulap" lobi hotel jamaah haji jadi gerai kuliner khas Indonesia
27 January 2026 13:54 WIB
KSBSI: Polri tak perlu di bawah kementerian karena berisiko membuka ruang intervensi politik
27 January 2026 10:52 WIB
Ahok konfirmasi kehadirannya dalam sidang korupsi tata kelola minyak mentah
27 January 2026 8:35 WIB