Pemimpin Bisnis perlu Bertransformasi secara Digital
Selasa, 28 Februari 2017 15:33 WIB
Presiden Direktur Microsoft Indonesia Andreas Diantoro (ANTARA News/Natisha)
Jakarta, ANTARA JATENG - Studi Microsoft di 13 negara Asia Pasifik
menunjukkan para pemimpin bisnis merasa perlu bertransformasi secara
digital untuk mendorong pertumbuhan perusahaan.
"Organisasi yang tidak mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman akan menjadi kurang kompetitif," kata Presiden Direktur Microsoft Indonesia Andreas Diantoro di Jakarta, Selasa.
Dari sisi budget, transformasi digital dengan memanfaatkan teknologi Cloud akan menghemat anggaran dan dapat dialokasikan lebih banyak untuk melakukan inovasi.
Budget, lanjut dia, mengecil karena sistem sewa sehingga perawatan infrastruktur menjadi urusan vendor lain.
"Budget bisa dipakai untuk betul-betul berinovasi mendukung bisnis," kata dia.
Dalam studi "The Microsoft Asia Digital Transformation Enabling The Intelligent Entreprise", 90 persen pemimpin bisnis Indonesia merasa mereka perlu bertransformasi digital.
Tetapi, baru 27 persen yang memiliki strategi menyeluruh. 51 persen masih merencanakan dan 22 persen belum memiliki strategi.
Perusahaan atau organisasi yang melakukan transformasi digital umumnya dipicu dua hal, berada dalam masalah, misalnya performa tidak baik dalam 2-3 tahun terakhir atau sudah menjadi market leader dan ingin mempertahankan posisi tersebut.
Berdasarkan studi Microsoft, ada lima hal yang menjadi penghambat transformasi digital, yaitu:
1. Masalah keamanan siber
2. Kurang tenaga kerja yang memiliki keahlian digital
3. Tidak ada mitra teknologi yang tepat
4. Lingkungan ekonomi tidak pasti
5. Kurang kebijakan pemerintah dan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi yang mendukung
"Organisasi yang tidak mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman akan menjadi kurang kompetitif," kata Presiden Direktur Microsoft Indonesia Andreas Diantoro di Jakarta, Selasa.
Dari sisi budget, transformasi digital dengan memanfaatkan teknologi Cloud akan menghemat anggaran dan dapat dialokasikan lebih banyak untuk melakukan inovasi.
Budget, lanjut dia, mengecil karena sistem sewa sehingga perawatan infrastruktur menjadi urusan vendor lain.
"Budget bisa dipakai untuk betul-betul berinovasi mendukung bisnis," kata dia.
Dalam studi "The Microsoft Asia Digital Transformation Enabling The Intelligent Entreprise", 90 persen pemimpin bisnis Indonesia merasa mereka perlu bertransformasi digital.
Tetapi, baru 27 persen yang memiliki strategi menyeluruh. 51 persen masih merencanakan dan 22 persen belum memiliki strategi.
Perusahaan atau organisasi yang melakukan transformasi digital umumnya dipicu dua hal, berada dalam masalah, misalnya performa tidak baik dalam 2-3 tahun terakhir atau sudah menjadi market leader dan ingin mempertahankan posisi tersebut.
Berdasarkan studi Microsoft, ada lima hal yang menjadi penghambat transformasi digital, yaitu:
1. Masalah keamanan siber
2. Kurang tenaga kerja yang memiliki keahlian digital
3. Tidak ada mitra teknologi yang tepat
4. Lingkungan ekonomi tidak pasti
5. Kurang kebijakan pemerintah dan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi yang mendukung
Pewarta : Natisha Andarningtyas
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Prodi Perbankan Syariah dan Bisnis Digital FEBI UIN Walisongo Semarang ikuti uji kompetensi internasional
21 February 2026 11:09 WIB
Anggota Komisi VII DPR ajak generasi muda kuasai bisnis digital dan ekonomi kreatif
20 December 2025 19:44 WIB
Tim UMS raih silver medal, inovasi bisnis parfum lokal tekankan aksesibilitas dan pemberdayaan sosial
29 November 2025 16:32 WIB
Terpopuler - IT
Lihat Juga
Wamenag tekankan tanggung jawab moral manusia atas kecerdasan buatan di ICIMS 2026 UMS
10 February 2026 17:55 WIB
Dosen UMS soroti risiko dan standar perlindungan data pada registrasi SIM berbasis face recognition
07 February 2026 18:58 WIB
Fitur Anti-Spam dan Anti-Scam Indosat cegah ratusan juta upaya penipuan digital
26 November 2025 22:28 WIB
Mahasiswa Sekolah Vokasi Undip juara melalui AISA, Sahabat Cerdas Petani Sawit
07 November 2025 13:21 WIB