Kiai Sepuh NU Makhtum Hannan Wafat
Sabtu, 21 Januari 2017 15:26 WIB
Nahdlatul Ulama (NU) (commons.wikimedia.org)
Cirebon, ANTARA JATENG - Salah satu kiai sepuh Nahdlatul Ulama (NU) asal Cirebon, Jawa Barat, KH. Makhtum Hannan wafat Sabtu pagi tadi. Dia adalah salah satu dari sembilan ulama ahlul halli wal aqdi (AHWA) yang diberikan mandat memilih Rois Syuriah PBNU pada Muktamar NU di Jombang.
Salah satu kerabat almarhum, Jamaluddin, mengungkapkan sang kiai wafat di Pondok Pesantren Babakan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, Sabtu pagi tadi sekitar pukul 07.30 WIB.
"Beliau sudah sepuh dan juga punya sakit maag akut yang dideritanya," kata Jamaluddin.
Dalam beberapa bulan ini, kiai yang memiliki ribuan santri dan anggota jemaah ini, kerap keluar masuk rumah sakit karena penyakitnya itu.
Pekan lalu, Kiai Makhtum sempat dirawat di salah satu rumah sakit di Cirebon, namun selalu meminta pulang.
Kiai Makhtum meninggal dunia dalam usia 73 tahun dan meninggalkan seorang isteri Nyai Hj. Aminah serta enam anak.
Muiz Syaerozi, juga dari keluarga almarhum, mengungkapkan bahwa jenazah akan dikebumikan hari ini pukul 16.00 WIB di pemakaman KH. Abdul Hannan, Pondok Pesantren Babakan Ciwaringin.
Salah satu kerabat almarhum, Jamaluddin, mengungkapkan sang kiai wafat di Pondok Pesantren Babakan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, Sabtu pagi tadi sekitar pukul 07.30 WIB.
"Beliau sudah sepuh dan juga punya sakit maag akut yang dideritanya," kata Jamaluddin.
Dalam beberapa bulan ini, kiai yang memiliki ribuan santri dan anggota jemaah ini, kerap keluar masuk rumah sakit karena penyakitnya itu.
Pekan lalu, Kiai Makhtum sempat dirawat di salah satu rumah sakit di Cirebon, namun selalu meminta pulang.
Kiai Makhtum meninggal dunia dalam usia 73 tahun dan meninggalkan seorang isteri Nyai Hj. Aminah serta enam anak.
Muiz Syaerozi, juga dari keluarga almarhum, mengungkapkan bahwa jenazah akan dikebumikan hari ini pukul 16.00 WIB di pemakaman KH. Abdul Hannan, Pondok Pesantren Babakan Ciwaringin.
Pewarta : Khaerul Izan
Editor : Mugiyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Umum
Lihat Juga
Kak Seto Minta Dinsos Awasi Panti agar tidak Terjadi Tindak Kekerasan
31 January 2017 15:39 WIB, 2017
Ketinggian Air Bengawan Solo di Lamongan Siaga I , Daerah Hilir diminta Waspada
31 January 2017 11:31 WIB, 2017
Khofifah Bangga Lahir dari "Rahim" NU Dibesarkan dalam Tradisi Organisasi Islam
31 January 2017 11:22 WIB, 2017
Menlu: 24 Jenazah Korban Kapal sudah Ditemukan, Delapan Siap Dipulangkan
27 January 2017 18:48 WIB, 2017
Menlu Pastikan Endah Cakrawati menjadi Korban Pesawat Jatuh di Australia
27 January 2017 17:38 WIB, 2017