Sandiaga Janjikan Kartu Pangan bagi Warga Kurang Mampu, dan Permudah Tersedia Sembako
Rabu, 4 Januari 2017 10:31 WIB
Calon Wakil Gubernur DKI nomer urut 3 Sandiaga Salahuddin Uno (tengah). (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal) ()
Jakarta Antara Jateng - Calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga Sandiaga Uno mengatakan masyarakat kurang mampu di Ibu Kota akan diberikan Kartu Pangan guna mendapatkan sembako murah, jika dirinya terpilih sebagai pemimpin Jakarta.
"Kartu Pangan ini nanti diintegrasikan dengan data yang dimiliki Badan Pusat Statistik (BPS), agar kalangan yang ada di bawah garis kemiskinan mendapatkan pangan murah," katanya di kawasan Menteng Atas Selatan, Jakarta, Selasa.
Pria yang akrab disapa Sandi itu menjelaskan, pihaknya juga sedang mengumpulkan data dari kecamatan dan kelurahan untuk mendapatkan daftar keluarga, yang kelak membutuhkan layanan dari salah satu program pangan pasangan nomor urut tiga di Pilkada DKI Jakarta tersebut.
"Kami akan lihat dan memakai standar yang selama ini sudah dipakai oleh BPS, dan di situ kita punya data- datanya yang berbasis lokasi dan berbasis individu," terangnya kemudian.
Selain berencana menyediakan pengan murah, politisi Partai Gerindra ini juga berjanji akan mempermudah akses dan memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat miskin di Ibu Kota.
Tiga pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, akan bersaing pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017.
Mereka adalah Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Djarot Saiful Hidayat yang diusung PDI Perjuangan, Partai Nasdem, Partai Golkar dan Partai Hanura.
Kemudian, Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni yang diusung Partai Demokrat, PPP, PKB dan PAN serta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno yang diusung Partai Gerindra dan PKS.
Pada 28 Oktober 2016 hingga 11 Februari 2017, ketiga pasangan itu berkampanye dan akan mengikuti debat publik untuk menggalang dukungan dari warga Ibu Kota Jakarta.
"Kartu Pangan ini nanti diintegrasikan dengan data yang dimiliki Badan Pusat Statistik (BPS), agar kalangan yang ada di bawah garis kemiskinan mendapatkan pangan murah," katanya di kawasan Menteng Atas Selatan, Jakarta, Selasa.
Pria yang akrab disapa Sandi itu menjelaskan, pihaknya juga sedang mengumpulkan data dari kecamatan dan kelurahan untuk mendapatkan daftar keluarga, yang kelak membutuhkan layanan dari salah satu program pangan pasangan nomor urut tiga di Pilkada DKI Jakarta tersebut.
"Kami akan lihat dan memakai standar yang selama ini sudah dipakai oleh BPS, dan di situ kita punya data- datanya yang berbasis lokasi dan berbasis individu," terangnya kemudian.
Selain berencana menyediakan pengan murah, politisi Partai Gerindra ini juga berjanji akan mempermudah akses dan memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat miskin di Ibu Kota.
Tiga pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, akan bersaing pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017.
Mereka adalah Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Djarot Saiful Hidayat yang diusung PDI Perjuangan, Partai Nasdem, Partai Golkar dan Partai Hanura.
Kemudian, Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni yang diusung Partai Demokrat, PPP, PKB dan PAN serta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno yang diusung Partai Gerindra dan PKS.
Pada 28 Oktober 2016 hingga 11 Februari 2017, ketiga pasangan itu berkampanye dan akan mengikuti debat publik untuk menggalang dukungan dari warga Ibu Kota Jakarta.
Pewarta : Antaranews
Editor : Totok Marwoto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Presiden perintahkan seluruh menteri bersihkan pungli dan korupsi di birokrasi
20 May 2026 14:17 WIB
Presiden tegaskan APBN alat untuk melindungi dan memastikan kesejahteraan rakyat
20 May 2026 11:25 WIB
Presiden Prabowo targetkan defisit maksimal 2,4 persen dari PDB pada RAPBN 2027
20 May 2026 11:21 WIB
Terpopuler - Politik dan Hankam
Lihat Juga
Zulkifli Hasan Berharap Jakarta Kembali Tenang dan Damai Setelah Pilkada
02 February 2017 6:50 WIB, 2017
Agus: Saya hanya Sampaikan "Salam Hormat" ke Pak Maruf dan Pengurus PBNU
01 February 2017 19:04 WIB, 2017
" Presiden Jokowi Ingin Bertemu Saya, Tapi Dilarang Dua-Tiga di Sekeliling Beliau," Kata SBY
01 February 2017 18:35 WIB, 2017
Tim Anies-Sandi: Kegiatan PT MWS pada Masyarakat Tentang Reklamasi Pulau G Memaksakan Ambisi
01 February 2017 17:17 WIB, 2017
Setnov: NU Salalu Hadir sebagai Organisasi yang Suarakan Perdamaian dan Kesejukan
01 February 2017 16:41 WIB, 2017
Ahok Menyayangkan ada Pihak yang Mengadu Domba bahwa Dia Menghina Integritas PBNU
01 February 2017 16:12 WIB, 2017
Din: Tudingan Ahok Terhadap Maruf Bernada Sarkastik dan Sangat Menghina
01 February 2017 15:58 WIB, 2017
SBY perlu Klarifikasi Pernyataan Kuasa Hukum Ahok yang Mengkaitkan Fatwa MUI
01 February 2017 14:56 WIB, 2017