Semarang, Antara Jateng - Hotel Chanti Semarang, Jawa Tengah milik keluarga besar pemilik pabrikan jamu Sidomuncul hadir sebagai ajang "pemanasan" sebelum memperluas bisnis perhotelan di Kota Atlas itu.
"Kami yakin di Semarang ini akan semakin ramai, setidaknya mulai dua tahun ke depan," kata Irwan Hidayat, mewakili keluarga Sidomuncul, usai peresmian Hotel Chanti, di Semarang, Rabu malam.
Peresmian Hotel Chanti Semarang itu sengaja mengambil tanggal 28 Desember bertepatan dengan perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-89 Desy Sulistyo, ibundanya yang juga generasi kedua Sidomuncul.
Irwan mengakui kehadiran Hotel Chanti itu sebagai "pemanasan" untuk menghadapi pesatnya pariwisata Semarang dengan lonjakan wisatawan, sekaligus persiapan menyambut Hotel Tentrem Semarang.
Hotel Chanti berbintang empat yang berlokasi di Jalan Gajahmada Nomor 40 Semarang, dan di jalan yang sama Sidomuncul tengah mempersiapkan Hotel Tentrem Semarang yang hadir dengan bintang lima.
"Bahkan, kami yakin Semarang akan lebih ramai dibandingkan semua kota yang ada di Jawa Tengah, termasuk Solo dan Yogyakarta, sebab akses menuju Semarang akan semakin mudah," katanya.
Wisatawan-wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta, lanjut dia, pasti akan mampir ke Semarang karena akses jalan sudah terhubung semua secara mudah sehingga Semarang harus mulai bersiap-siap.
"Banyak objek wisata di Semarang yang menarik dan terus dibenahi, seperti kawasan Kota Lama, dan sebagainya. Kami berharap hotel ini bisa memberikan sumbangan bagi pariwisata Semarang," katanya.
Mengenai kompetisi dengan hotel-hotel lain, Irwan optimistis bisa bersaing karena harga yang ditawarkan hanya sekelas hotel bintang tiga meski fasilitas yang dihadirkan sekelas hotel bintang empat.
Hotel Chanti menawarkan sebanyak 106 kamar dengan berbagai kelas, termasuk berbagai fasilitas, seperti kolam renang hingga tempat karaoke keluarga hasil kerja sama dengan penyanyi Rossa.
Sementara itu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengakui sektor pariwisata di provinsi itu mulai digenjot habis-habisan dengan pembenahan berbagai destinasi wisata untuk semakin menarik wisatawan.
"Yang dibutuhkan sekarang ini memang partisipasi publik, seperti pengusaha dengan hotelnya, seniman, dan sebagainya. Pariwisata Jateng sekarang ini, terutama wisatawan lokal terus tumbuh," katanya.
Selain dukungan fasilitas akomodasi dan kuliner, kata dia, pariwisata Jateng membutuhkan dukungan "event" yang dikreasi secara menarik untuk semakin menarik wisatawan datang berkunjung.
"Saya akui pertumbuhan di Semarang ini luar biasa. Ada kawasan Kota Lama yang menjadi 'heritage', Kelenteng Sam Poo Kong, dan sebagainya. Kehadiran hotel ini semakin menyemarakkan pariwisata," pungkasnya.
"Kami yakin di Semarang ini akan semakin ramai, setidaknya mulai dua tahun ke depan," kata Irwan Hidayat, mewakili keluarga Sidomuncul, usai peresmian Hotel Chanti, di Semarang, Rabu malam.
Peresmian Hotel Chanti Semarang itu sengaja mengambil tanggal 28 Desember bertepatan dengan perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-89 Desy Sulistyo, ibundanya yang juga generasi kedua Sidomuncul.
Irwan mengakui kehadiran Hotel Chanti itu sebagai "pemanasan" untuk menghadapi pesatnya pariwisata Semarang dengan lonjakan wisatawan, sekaligus persiapan menyambut Hotel Tentrem Semarang.
Hotel Chanti berbintang empat yang berlokasi di Jalan Gajahmada Nomor 40 Semarang, dan di jalan yang sama Sidomuncul tengah mempersiapkan Hotel Tentrem Semarang yang hadir dengan bintang lima.
"Bahkan, kami yakin Semarang akan lebih ramai dibandingkan semua kota yang ada di Jawa Tengah, termasuk Solo dan Yogyakarta, sebab akses menuju Semarang akan semakin mudah," katanya.
Wisatawan-wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta, lanjut dia, pasti akan mampir ke Semarang karena akses jalan sudah terhubung semua secara mudah sehingga Semarang harus mulai bersiap-siap.
"Banyak objek wisata di Semarang yang menarik dan terus dibenahi, seperti kawasan Kota Lama, dan sebagainya. Kami berharap hotel ini bisa memberikan sumbangan bagi pariwisata Semarang," katanya.
Mengenai kompetisi dengan hotel-hotel lain, Irwan optimistis bisa bersaing karena harga yang ditawarkan hanya sekelas hotel bintang tiga meski fasilitas yang dihadirkan sekelas hotel bintang empat.
Hotel Chanti menawarkan sebanyak 106 kamar dengan berbagai kelas, termasuk berbagai fasilitas, seperti kolam renang hingga tempat karaoke keluarga hasil kerja sama dengan penyanyi Rossa.
Sementara itu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengakui sektor pariwisata di provinsi itu mulai digenjot habis-habisan dengan pembenahan berbagai destinasi wisata untuk semakin menarik wisatawan.
"Yang dibutuhkan sekarang ini memang partisipasi publik, seperti pengusaha dengan hotelnya, seniman, dan sebagainya. Pariwisata Jateng sekarang ini, terutama wisatawan lokal terus tumbuh," katanya.
Selain dukungan fasilitas akomodasi dan kuliner, kata dia, pariwisata Jateng membutuhkan dukungan "event" yang dikreasi secara menarik untuk semakin menarik wisatawan datang berkunjung.
"Saya akui pertumbuhan di Semarang ini luar biasa. Ada kawasan Kota Lama yang menjadi 'heritage', Kelenteng Sam Poo Kong, dan sebagainya. Kehadiran hotel ini semakin menyemarakkan pariwisata," pungkasnya.