Harga Daging Sapi Bertahan Tinggi Rp130 Ribu/Kg
Kamis, 21 Juli 2016 14:10 WIB
Purwokerto, Antara Jateng - Harga daging sapi di pasar tradisional Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, bertahan tinggi meskipun terjadi penurunan dari harga sebelum lebaran.
Dari pantauan di Pasar Manis, Purwokerto, Kamis, harga daging sapi sebesar Rp130.000 per kilogram atau turun Rp20.000 dari harga sebelum lebaran yang mencapai Rp150.000 per kilogram.
"Kenaikan harga daging sapi memang biasa terjadi setiap menjelang lebaran dan akan kembali normal pascalebaran," kata salah seorang pedagang daging sapi, Imam (45).
Akan tetapi hingga dua pekan setelah lebaran, kata dia, harga daging sapi masih berada di kisaran Rp130.000 per kilogram meskipun turun dari sebelum lebaran.
Menurut dia, daging sapi beku impor yang dijual Bulog dengan harga Rp85.000 per kilogram belum bisa menekan harga daging sapi segar di pasaran.
Ia mengaku khawatir harga daging sapi di Purwokerto bertahan tinggi karena sebentar lagi Hari Raya Idul Adha sehingga kebutuhan sapi hidup untuk kurban akan meningkat.
"Saya justru mempertanyakan kebijakan impor jeroan sapi yang diambil pemerintah. Jeroan rawan penyakit terutama cacing dan belatung, apalagi kesehatan sapi yang disembelih tidak diketahui secara pasti dan jaraknya cukup jauh," katanya.
Ia mengatakan berdasarkan pengalaman, pada jeroan sapi hidup yang baru dipotong sering kali ditemukan cacing hati.
Kendati harga daging sapi masih tinggi, dia mengakui permintaan daging sapi dari konsumen tetap tinggi karena dalam sehari mampu menjual hingga 70 kilogram.
Dalam kesempatan terpisah, Kepala Perum Bulog Subdivisi Regional Banyumas Setio Wastono mengatakan harga daging sapi di pasaran sebelum lebaran sempat mencapai Rp150.000 per kilogram.
"Namun saat ini telah turun meskipun belum normal seperti sebelum puasa. Kami bersama TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah) Banyumas akan terus memantau perkembangan harga daging sapi di pasaran," katanya.
Dari pantauan di Pasar Manis, Purwokerto, Kamis, harga daging sapi sebesar Rp130.000 per kilogram atau turun Rp20.000 dari harga sebelum lebaran yang mencapai Rp150.000 per kilogram.
"Kenaikan harga daging sapi memang biasa terjadi setiap menjelang lebaran dan akan kembali normal pascalebaran," kata salah seorang pedagang daging sapi, Imam (45).
Akan tetapi hingga dua pekan setelah lebaran, kata dia, harga daging sapi masih berada di kisaran Rp130.000 per kilogram meskipun turun dari sebelum lebaran.
Menurut dia, daging sapi beku impor yang dijual Bulog dengan harga Rp85.000 per kilogram belum bisa menekan harga daging sapi segar di pasaran.
Ia mengaku khawatir harga daging sapi di Purwokerto bertahan tinggi karena sebentar lagi Hari Raya Idul Adha sehingga kebutuhan sapi hidup untuk kurban akan meningkat.
"Saya justru mempertanyakan kebijakan impor jeroan sapi yang diambil pemerintah. Jeroan rawan penyakit terutama cacing dan belatung, apalagi kesehatan sapi yang disembelih tidak diketahui secara pasti dan jaraknya cukup jauh," katanya.
Ia mengatakan berdasarkan pengalaman, pada jeroan sapi hidup yang baru dipotong sering kali ditemukan cacing hati.
Kendati harga daging sapi masih tinggi, dia mengakui permintaan daging sapi dari konsumen tetap tinggi karena dalam sehari mampu menjual hingga 70 kilogram.
Dalam kesempatan terpisah, Kepala Perum Bulog Subdivisi Regional Banyumas Setio Wastono mengatakan harga daging sapi di pasaran sebelum lebaran sempat mencapai Rp150.000 per kilogram.
"Namun saat ini telah turun meskipun belum normal seperti sebelum puasa. Kami bersama TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah) Banyumas akan terus memantau perkembangan harga daging sapi di pasaran," katanya.
Pewarta : Sumarwoto
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
"Sewunara" digelar Binus Semarang pertemukan gagasan kreatif lintas negara
26 September 2026 22:37 WIB
Bank Jateng perkuat sinergi dengan KIW, dorong ekosistem industri dan dunia usaha Jateng
26 September 2026 11:07 WIB
IPOT X resmi meluncur, Indo Premier bawa inovasi AI-Powered Investing untuk investor Indonesia
26 September 2026 9:42 WIB
Terpopuler - Bisnis
Lihat Juga
"Sewunara" digelar Binus Semarang pertemukan gagasan kreatif lintas negara
26 September 2026 22:37 WIB
Bank Jateng perkuat sinergi dengan KIW, dorong ekosistem industri dan dunia usaha Jateng
26 September 2026 11:07 WIB
IPOT X resmi meluncur, Indo Premier bawa inovasi AI-Powered Investing untuk investor Indonesia
26 September 2026 9:42 WIB