Indeks Harga Konsumen (IHK) AS untuk semua konsumen perkotaan naik 0,2 persen Oktober, kata Departemen Tenaga Kerja AS seperti dikutip Xinhua.

"IHK cenderung perlahan lebih tinggi, baik inflasi umum maupun inti," kata Chris Low, kepala ekonom FTN Financial.

Produksi industri AS turun 0,2 persen pada Oktober sehingga gagal memenuhi perkiraan pasar naik 0,1 persen, catat Federal Reserve, Selasa waktu setempat.

Investor juga terus mengawasi risalah pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) terakhir yang akan keluar Rabu dan pelaku pasar akan mencari lebih banyak petunjuk tentang waktu kenaikan suku bunga oleh bank sentral AS.

Sementara itu dolar AS diperdagangkan bervariasi terhadap mata uang utama lainnya. Pada akhir perdagangan di New York, euro jatuh menjadi 1,0650 dolar AS dari 1,0678 dolar di sesi sebelumnya, sementara dolar dibeli pada 123,40 yen Jepang, lebih tinggi dari 123,28 yen pada sesi sebelumnya.

Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun karena dolar AS menunjukkan penguatan setelah laporan indeks harga konsumen menunjukkan inflasi tumbuh.

Kontrak emas teraktif untuk pengiriman Desember turun 15 dolar AS atau 1,38 persen menjadi 1.068,60 dolar AS per ons.

Pewarta : Antaranews
Editor : Antarajateng
Copyright © ANTARA 2024