Jokowi Ucapkan Terima Kasih pada PM Australia yang Bantu Atasi Bencana
Kamis, 12 November 2015 15:26 WIB
Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo (kiri) menyambut Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull (kedua kanan) serta istri Lucy Turnbull (kedua kiri) saat kunjungan kerja di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (12/11). Ked
Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo menerima kunjungan PM Malcolm Turnbull bersama sang istri Lucy Turnbull di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis.
"Selamat datang PM Turnbull bersama delegasi ke Jakarta. Selamat atas pengangkatan Yang Mulia sebagai Perdana Menteri Australia," kata Presiden Jokowi.
Tidak lupa, Jokowi mengucapkan terima kasih atas bantuan Australia terhadap Indonesia dalam mengatasi kebakaran hutan yang lalu.
Presiden Jokowi juga menyatakan menyambut baik pembukaan Konsulat Jenderal (Konjen) Australia di Makassar.
Pada kesempatan yang sama, PM Turnbull juga menyatakan rasa terima kasihnya dan merupakan kehormatan baginya untuk berada di Indonesia sebagai kunjungan pertamanya di Asia selaku Perdana Menteri.
"Australia dan Indonesia berbagi persahabatan yang sangat dekat selama tujuh dekade," katanya.
Menurut dia, salah satu yang paling penting, kontribusi Australia untuk urusan global yakni memberikan dukungan diplomatik segera setelah era perjuangan kemerdekaan dan kedaulatan Indonesia.
Selain itu, ia menggarisbawahi Lombok Treaty yang tentu saja merupakan kesepakatan penting yang melambangkan dan meresmikan hubungan saling menguntungkan dan saling menghormati antara dua negara besar tersebut.
"Selamat datang PM Turnbull bersama delegasi ke Jakarta. Selamat atas pengangkatan Yang Mulia sebagai Perdana Menteri Australia," kata Presiden Jokowi.
Tidak lupa, Jokowi mengucapkan terima kasih atas bantuan Australia terhadap Indonesia dalam mengatasi kebakaran hutan yang lalu.
Presiden Jokowi juga menyatakan menyambut baik pembukaan Konsulat Jenderal (Konjen) Australia di Makassar.
Pada kesempatan yang sama, PM Turnbull juga menyatakan rasa terima kasihnya dan merupakan kehormatan baginya untuk berada di Indonesia sebagai kunjungan pertamanya di Asia selaku Perdana Menteri.
"Australia dan Indonesia berbagi persahabatan yang sangat dekat selama tujuh dekade," katanya.
Menurut dia, salah satu yang paling penting, kontribusi Australia untuk urusan global yakni memberikan dukungan diplomatik segera setelah era perjuangan kemerdekaan dan kedaulatan Indonesia.
Selain itu, ia menggarisbawahi Lombok Treaty yang tentu saja merupakan kesepakatan penting yang melambangkan dan meresmikan hubungan saling menguntungkan dan saling menghormati antara dua negara besar tersebut.
Pewarta : Antaranews
Editor : Totok Marwoto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kejagung menetapkan 3 eks pejabat BGN sebagai tersangka korupsi tata kelola MBG
03 June 2026 19:34 WIB
Terpopuler - Politik dan Hankam
Lihat Juga
Zulkifli Hasan Berharap Jakarta Kembali Tenang dan Damai Setelah Pilkada
02 February 2017 6:50 WIB, 2017
Agus: Saya hanya Sampaikan "Salam Hormat" ke Pak Maruf dan Pengurus PBNU
01 February 2017 19:04 WIB, 2017
" Presiden Jokowi Ingin Bertemu Saya, Tapi Dilarang Dua-Tiga di Sekeliling Beliau," Kata SBY
01 February 2017 18:35 WIB, 2017
Tim Anies-Sandi: Kegiatan PT MWS pada Masyarakat Tentang Reklamasi Pulau G Memaksakan Ambisi
01 February 2017 17:17 WIB, 2017
Setnov: NU Salalu Hadir sebagai Organisasi yang Suarakan Perdamaian dan Kesejukan
01 February 2017 16:41 WIB, 2017
Ahok Menyayangkan ada Pihak yang Mengadu Domba bahwa Dia Menghina Integritas PBNU
01 February 2017 16:12 WIB, 2017
Din: Tudingan Ahok Terhadap Maruf Bernada Sarkastik dan Sangat Menghina
01 February 2017 15:58 WIB, 2017
SBY perlu Klarifikasi Pernyataan Kuasa Hukum Ahok yang Mengkaitkan Fatwa MUI
01 February 2017 14:56 WIB, 2017