UCWeb, Browser Mobile Terpopuler Kedua
Selasa, 3 November 2015 8:30 WIB
Ilustrassi jelajah dunia maya (ANTARANews/Ist)
Sementara pangsa pasar yang diraih sebesar 16,82 persen, menurut StatCounter, sebuah layanan analisa independen untuk lalu lintas web.
"Selain pencapaian posisi tinggi di pasar lokal kami di China, pertumbuhan di luar negeri secara signifikan telah menyumbang pencapaian UC Browser untuk menjadi browser mobile nomor dua di dunia," kata President Alibaba Mobile Business Goup YU Yongfu, dalam keterangan pers yang diterima ANTARA News di Jakarta, Senin.
"Dengan menyediakan sebuah gerbang browser mobile satu-pintu, UC Browser menjadikan layanan-layanan mobile lebih mudah diakses, membantu meningkatkan dan membentuk-ulang gaya hidup mobile dari para pengguna kami di seluruh dunia. Kami akan terus menjangkau para pengguna baru lewat upaya-upaya unik dalam lokalisasi dan personalisasi," tambahnya.
Pencapaian terbaru tersebut diraih bersamaan dengan peningkatan yang konsisten di pasar-pasar luar negeri, misalnya dengan lebih dari setengah pangsa pasar browser mobile (51,9%, StatCounter) untuk bulan September di India dan pangsa pasar 42,1% (StatCounter) untuk bulan yang sama di Indonesia, negara kedua dan ketiga dengan populasi paling besar di Asia.
UCWeb juga mencapai posisi nomor satu di Pakistan (31,7%, September 2015, StatCounter) dan juga meraih kinerja yang membanggakan di negara-negara lain.
Kekuatan UC Browser terletak pada teknologi unik browsing yang diperkuat cloud, yang memampatkan data hingga 60%, mampu memampatkan halaman untuk memuat halaman lebih cepat dan menghemat data, juga dengan konten lokal yang disesuaikan dengan tiap-tiap negara.
Lokalisasi yang mendalam dan kemitraan kuat dengan para penyedia konten telah mendorong unduhan dan penggunaan browser ini. Desember tahun lalu, UC Browser telah melewati titik 100 juta pengguna aktif harian (DAU – daily active user), memposisikannya sejajar dengan kelompok aplikasi elit seperti Facebook, Twitter, YouTube, dan lain-lain.
Di awal bulan ini, UCWeb telah meluncurkan UC Browser 10.7 untuk Android – memberikan pengguna kebebasan sepenuhnya untuk mengatur cara mereka menemukan dan mengakses konten web.
"Selain pencapaian posisi tinggi di pasar lokal kami di China, pertumbuhan di luar negeri secara signifikan telah menyumbang pencapaian UC Browser untuk menjadi browser mobile nomor dua di dunia," kata President Alibaba Mobile Business Goup YU Yongfu, dalam keterangan pers yang diterima ANTARA News di Jakarta, Senin.
"Dengan menyediakan sebuah gerbang browser mobile satu-pintu, UC Browser menjadikan layanan-layanan mobile lebih mudah diakses, membantu meningkatkan dan membentuk-ulang gaya hidup mobile dari para pengguna kami di seluruh dunia. Kami akan terus menjangkau para pengguna baru lewat upaya-upaya unik dalam lokalisasi dan personalisasi," tambahnya.
Pencapaian terbaru tersebut diraih bersamaan dengan peningkatan yang konsisten di pasar-pasar luar negeri, misalnya dengan lebih dari setengah pangsa pasar browser mobile (51,9%, StatCounter) untuk bulan September di India dan pangsa pasar 42,1% (StatCounter) untuk bulan yang sama di Indonesia, negara kedua dan ketiga dengan populasi paling besar di Asia.
UCWeb juga mencapai posisi nomor satu di Pakistan (31,7%, September 2015, StatCounter) dan juga meraih kinerja yang membanggakan di negara-negara lain.
Kekuatan UC Browser terletak pada teknologi unik browsing yang diperkuat cloud, yang memampatkan data hingga 60%, mampu memampatkan halaman untuk memuat halaman lebih cepat dan menghemat data, juga dengan konten lokal yang disesuaikan dengan tiap-tiap negara.
Lokalisasi yang mendalam dan kemitraan kuat dengan para penyedia konten telah mendorong unduhan dan penggunaan browser ini. Desember tahun lalu, UC Browser telah melewati titik 100 juta pengguna aktif harian (DAU – daily active user), memposisikannya sejajar dengan kelompok aplikasi elit seperti Facebook, Twitter, YouTube, dan lain-lain.
Di awal bulan ini, UCWeb telah meluncurkan UC Browser 10.7 untuk Android – memberikan pengguna kebebasan sepenuhnya untuk mengatur cara mereka menemukan dan mengakses konten web.
Pewarta : Monalisa
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bandara Ahmad Yani Semarang pakai PLTS untuk penuhi sebagian kebutuhan energi
20 September 2026 22:37 WIB
Polemik PLTP Gunung Ungaran, Pemprov Jateng siap jembatani aspirasi warga
03 September 2026 20:53 WIB
Pemanfaatan pati singkong untuk padamkan kebakaran, ini penjelasan peneliti dari SV Undip
28 August 2026 19:20 WIB
Pemprov Jateng dorong transformasi sektor perhubungan berbasis ekonomi hijau
24 August 2026 22:58 WIB
Kemkomdigi perkuat infrastruktur digital untuk digitalisasi perlindungan sosial
14 August 2026 18:51 WIB
Terpopuler - IT
Lihat Juga
Kemkomdigi perkuat infrastruktur digital untuk digitalisasi perlindungan sosial
14 August 2026 18:51 WIB
PTI UMS gelar pameran proyek IoT, mahasiswa tampilkan inovasi teknologi otomasi
13 June 2026 18:42 WIB
Wamenag tekankan tanggung jawab moral manusia atas kecerdasan buatan di ICIMS 2026 UMS
10 February 2026 17:55 WIB
Dosen UMS soroti risiko dan standar perlindungan data pada registrasi SIM berbasis face recognition
07 February 2026 18:58 WIB