Bambang: Presiden Harus Berani Berantas Spekulan dan Kartel
Selasa, 18 Agustus 2015 11:20 WIB
"Presiden harus berani memberantas spekulan dan kartel sehingga kebutuhan pokok rakyat bisa didapatkan dengan mudah dan harga yang terjangkau," kata Bambang di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa.
"Belum lagi persoalan daging sapi tuntas, kini muncul masalah pada komoditas cabai dan tomat. Hal itu karena pemerintah selaku regulator tidak berani bertindak dan bersikap tegas. Petani yang masih lemah dibiarkan sendirian menghadapi para spekulan dan kartel dengan kekuatan modal yang tak terbatas," ujar dia.
"Sekaranglah saatnya bagi presiden membuktikan tekadnya mengejar spekulan dan kartel itu," kata Bambang.
"Belum lagi persoalan daging sapi tuntas, kini muncul masalah pada komoditas cabai dan tomat. Hal itu karena pemerintah selaku regulator tidak berani bertindak dan bersikap tegas. Petani yang masih lemah dibiarkan sendirian menghadapi para spekulan dan kartel dengan kekuatan modal yang tak terbatas," ujar dia.
"Sekaranglah saatnya bagi presiden membuktikan tekadnya mengejar spekulan dan kartel itu," kata Bambang.
Pewarta : Antaranews
Editor : Totok Marwoto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Presiden Prabowo terima lima pengusaha nasional, perkuat Indonesia Incorporated
11 February 2026 9:04 WIB
Istana beri sinyal adanya upacara pelantikan Wamenkeu baru pada Kamis sore
05 February 2026 14:47 WIB
Sarasehan HPN 2026 di Blora bahas peran pers tangkal disinformasi program Presiden
04 February 2026 17:53 WIB
Terpopuler - Umum
Lihat Juga
Kak Seto Minta Dinsos Awasi Panti agar tidak Terjadi Tindak Kekerasan
31 January 2017 15:39 WIB, 2017
Ketinggian Air Bengawan Solo di Lamongan Siaga I , Daerah Hilir diminta Waspada
31 January 2017 11:31 WIB, 2017
Khofifah Bangga Lahir dari "Rahim" NU Dibesarkan dalam Tradisi Organisasi Islam
31 January 2017 11:22 WIB, 2017
Menlu: 24 Jenazah Korban Kapal sudah Ditemukan, Delapan Siap Dipulangkan
27 January 2017 18:48 WIB, 2017
Menlu Pastikan Endah Cakrawati menjadi Korban Pesawat Jatuh di Australia
27 January 2017 17:38 WIB, 2017