Google Kenalkan Aplikasi Populer Karya Indonesia
Selasa, 18 Agustus 2015 9:23 WIB
Google Play. (google.com)
"Dalam memperingati HUT Republik Indonesia ke-70, Google ingin memberikan apresiasi bagi anak-anak bangsa yang berhasil menciptakan dan mengembangkan aplikasi populer di Google Play," kata PR Google Indonesia Utami Noviandi di Jakarta, Senin.
Lima Aplikasi tersebut adalah kreasi lokal dengan popularitas tertinggi di antara pengguna Android di Indonesia. Kreasi mereka membantu menunjukkan keragaman wisata dan budaya Tanah Air, serta memberi kemudahan bagi pengguna daring menjalani rutinitas, seperti melaporkan masalah di sekitar komunitas dan mendapatkan bantuan transportasi.
Google Play berkomitmen untuk membantu pengembang-pengembang lokal di Indonesia untuk bisa menunjukkan kreasi kepada dunia, sekaligus membantu memberikan pengalaman yang lebih baik bagi para pengguna smartphone yang terus berkembang di Indonesia.
Lima aplikasi tersebut adalah Wisata Lokal, aplikasi ini menawarkan beragam keindahan untuk dijelajahi. Aplikasi ini memiliki informasi yang komprehensif mengenai destinasi wisata lokal.
Data yang dimiliki cukup lengkap, seperti atraksi wisata berdasarkan provinsi, taman nasional, dan pulau, lengkap dengan foto, peta, ulasan pengunjung, dan fitur untuk berbagi informasi lewat media sosial. Dari pusat jajanan hingga tempat belajar alat musik lokal, wisata lokal akan mengubah "smartphone" menjadi pedoman wisata lokal yang komprehensif.
Aplikasi selanjutnya adalah Qlue. Dengan menggunakan foto dan lokasi, Qlue adalah aplikasi media sosial yang memberikan kemudahan bagi pengguna untuk melaporkan dan mendiskusikan masalah pada lingkungan sekitar mereka, seperti sanitasi, jalan rusak, dan lainnya.
Bekerja sama dengan pemerintah DKI Jakarta untuk mengembangkan program Jakarta Kota Pintar, aplikasi ini membantu pemerintah dalam memonitor dan menyelesaikan masalah-masalah yang dilaporkan.
Qlue juga membantu pengguna menemukan bisnis di sekitar mereka. Pengguna bisa memberikan ulasan agar bisnis-bisnis tersebut bisa semakin berkembang.
Kemudian aplikasi lainnya adalah PicMix: Collage Photo Maker. Aplikasi ini adalah pengaturan foto dan kamera. Dengan fitur frame dan stiker yang kreatif, PicMix membuat pengalaman berbagi foto ke media sosial dan aplikasi "chatting" menjadi lebih menyenangkan.
Aplikasi populer lainnya adalah Go-Jek, teknologi ini membantu pengguna mudah dalam mencari tukang ojek, mengantar barang dan makanan.
Kemudian Traveloka App. Aplikasi ini menampilkan adanya informasi tampilan harga tiket dengan tidak ada lagi biaya tambahan atau tersembunyi yang perlu dibayarkan. Traveloka App juga terdapat pencarian, pemesanan kamar hotel dan informasi tiket pesawat murah.
Lima Aplikasi tersebut adalah kreasi lokal dengan popularitas tertinggi di antara pengguna Android di Indonesia. Kreasi mereka membantu menunjukkan keragaman wisata dan budaya Tanah Air, serta memberi kemudahan bagi pengguna daring menjalani rutinitas, seperti melaporkan masalah di sekitar komunitas dan mendapatkan bantuan transportasi.
Google Play berkomitmen untuk membantu pengembang-pengembang lokal di Indonesia untuk bisa menunjukkan kreasi kepada dunia, sekaligus membantu memberikan pengalaman yang lebih baik bagi para pengguna smartphone yang terus berkembang di Indonesia.
Lima aplikasi tersebut adalah Wisata Lokal, aplikasi ini menawarkan beragam keindahan untuk dijelajahi. Aplikasi ini memiliki informasi yang komprehensif mengenai destinasi wisata lokal.
Data yang dimiliki cukup lengkap, seperti atraksi wisata berdasarkan provinsi, taman nasional, dan pulau, lengkap dengan foto, peta, ulasan pengunjung, dan fitur untuk berbagi informasi lewat media sosial. Dari pusat jajanan hingga tempat belajar alat musik lokal, wisata lokal akan mengubah "smartphone" menjadi pedoman wisata lokal yang komprehensif.
Aplikasi selanjutnya adalah Qlue. Dengan menggunakan foto dan lokasi, Qlue adalah aplikasi media sosial yang memberikan kemudahan bagi pengguna untuk melaporkan dan mendiskusikan masalah pada lingkungan sekitar mereka, seperti sanitasi, jalan rusak, dan lainnya.
Bekerja sama dengan pemerintah DKI Jakarta untuk mengembangkan program Jakarta Kota Pintar, aplikasi ini membantu pemerintah dalam memonitor dan menyelesaikan masalah-masalah yang dilaporkan.
Qlue juga membantu pengguna menemukan bisnis di sekitar mereka. Pengguna bisa memberikan ulasan agar bisnis-bisnis tersebut bisa semakin berkembang.
Kemudian aplikasi lainnya adalah PicMix: Collage Photo Maker. Aplikasi ini adalah pengaturan foto dan kamera. Dengan fitur frame dan stiker yang kreatif, PicMix membuat pengalaman berbagi foto ke media sosial dan aplikasi "chatting" menjadi lebih menyenangkan.
Aplikasi populer lainnya adalah Go-Jek, teknologi ini membantu pengguna mudah dalam mencari tukang ojek, mengantar barang dan makanan.
Kemudian Traveloka App. Aplikasi ini menampilkan adanya informasi tampilan harga tiket dengan tidak ada lagi biaya tambahan atau tersembunyi yang perlu dibayarkan. Traveloka App juga terdapat pencarian, pemesanan kamar hotel dan informasi tiket pesawat murah.
Pewarta : Afut Syafril
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemanfaatan pati singkong untuk padamkan kebakaran, ini penjelasan peneliti dari SV Undip
28 August 2026 19:20 WIB
Pemprov Jateng dorong transformasi sektor perhubungan berbasis ekonomi hijau
24 August 2026 22:58 WIB
Kemkomdigi perkuat infrastruktur digital untuk digitalisasi perlindungan sosial
14 August 2026 18:51 WIB
Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, PLN tegaskan kesiapan dukung era kendaraan listrik
04 August 2026 20:19 WIB
Tim PKM-KC UMS inisiasi NECIS, alat penghancur limbah jarum suntik berbasis IOT
31 July 2026 17:39 WIB
Terpopuler - IT
Lihat Juga
Kemkomdigi perkuat infrastruktur digital untuk digitalisasi perlindungan sosial
14 August 2026 18:51 WIB
PTI UMS gelar pameran proyek IoT, mahasiswa tampilkan inovasi teknologi otomasi
13 June 2026 18:42 WIB
Wamenag tekankan tanggung jawab moral manusia atas kecerdasan buatan di ICIMS 2026 UMS
10 February 2026 17:55 WIB
Dosen UMS soroti risiko dan standar perlindungan data pada registrasi SIM berbasis face recognition
07 February 2026 18:58 WIB