Dr: Membentuk Anak Sehat dan Cerdas Harus Membentuk Potensi Sejak Bayi
Rabu, 27 Mei 2015 16:19 WIB
"Untuk membentuk anak sehat, cerdas, ceria kita harus membentuk potensi dasar sejak bayi dan balita, yaitu komunikasi, emosi, kognitif, motorik kasar dan motorik halus," jelas Soedjatmiko dalam peluncuran sebuah produk sampo di Jakarta, Rabu.
Aktivitas bermain dapat dilakukan kapan dan di mana saja. Bermain bola, misalnya, dapat menjadi pengalaman baru bagi anak saat dia bisa menendang dan mengejar bola yang menggelinding.
Selain itu, memandikan anak juga bisa menjadi kesempatan bermain. Saat mandi, anak dapat mengasah indera peraba dan motorik kasar atau halus dengan memegang banyak benda, mulai dari peralatan mandi, mainan, air hingga busa sabun.
Indera penglihatannya pun dilatih dengan membedakan wajah orang yang memandikannya, baik itu ibu, ayah maupun pengasuh.
Sentuhan dan elusan serta nyanyian orang tua dapat menimbulkan rasa aman dan nyaman. Anak merasa disayangi sehingga emosinya pun menjadi stabil. Rasa nyaman juga dapat dipengaruhi indera penciuman bila saat mandi orang tua memberi wewangian dengan bau menyenangkan.
Soedjatmiko mengatakan stimulasi multi sensori (panca indera) mempersiapkan anak untuk siap berinteraksi dengan lingkungan di masa depan.
Anak yang panca inderanya kurang terstimulasi, misalnya, dapat berkembang lebih lambat dari rata-rata.
Selain stimulasi multi sensori, orangtua juga harus memenuhi kebutuhan perhatian, kasih sayang dan interaksi serta asupan nutrisi yang cukup.
Aktivitas bermain dapat dilakukan kapan dan di mana saja. Bermain bola, misalnya, dapat menjadi pengalaman baru bagi anak saat dia bisa menendang dan mengejar bola yang menggelinding.
Selain itu, memandikan anak juga bisa menjadi kesempatan bermain. Saat mandi, anak dapat mengasah indera peraba dan motorik kasar atau halus dengan memegang banyak benda, mulai dari peralatan mandi, mainan, air hingga busa sabun.
Indera penglihatannya pun dilatih dengan membedakan wajah orang yang memandikannya, baik itu ibu, ayah maupun pengasuh.
Sentuhan dan elusan serta nyanyian orang tua dapat menimbulkan rasa aman dan nyaman. Anak merasa disayangi sehingga emosinya pun menjadi stabil. Rasa nyaman juga dapat dipengaruhi indera penciuman bila saat mandi orang tua memberi wewangian dengan bau menyenangkan.
Soedjatmiko mengatakan stimulasi multi sensori (panca indera) mempersiapkan anak untuk siap berinteraksi dengan lingkungan di masa depan.
Anak yang panca inderanya kurang terstimulasi, misalnya, dapat berkembang lebih lambat dari rata-rata.
Selain stimulasi multi sensori, orangtua juga harus memenuhi kebutuhan perhatian, kasih sayang dan interaksi serta asupan nutrisi yang cukup.
Pewarta : Antaranews
Editor : Totok Marwoto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kejagung menetapkan 3 eks pejabat BGN sebagai tersangka korupsi tata kelola MBG
03 June 2026 19:34 WIB
Terpopuler - Kesehatan
Lihat Juga
Kemenkes Prioritaskan Kasus Kanker Payudara dan Serviks yang Banyak Diidap Perempuan
01 February 2017 14:42 WIB, 2017
Menkes: Konsumsi Buah Sayur Lokal Penting dalam Mewujudkan Gizi Seimbang
25 January 2017 15:32 WIB, 2017
Menko PMK Akui Layanan BPJS Kesehatan lebih Maju dibanding awal 2014
25 January 2017 12:32 WIB, 2017
Penelitian: Orang yang tinggal dekat Jalan Raya Berisiko Mengidap Demensia
05 January 2017 11:08 WIB, 2017
Presiden Minta Bayi yang masih dalam Kandungan Penting diberi Protein dan Gizi Cukup
05 December 2016 16:26 WIB, 2016