Presiden Yudhoyono, Anak Pacitan itu Pamitan dan Meminta Maaf
Presiden Susilo Yudhoyono (kiri) seuusai memberi laporan RAPBN 2014 kepada Ketua DPR, Marzuki Alie (kedua kiri), dalam pidato kenegaraan pengantar nota RAPBN 2014 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (16/8). (ANTARA FOTO/Ros
Hampir semua anggota DPR/DPD hadir, sebagaimana barisan balkon kehormatan yang ditempati anggota korps diplomatik, menteri-menteri Kabinet Indonesia Bersatu II, petinggi dan pejabat negara, para teladan, dan tentu ratusan jurnalis terakreditasi dari dalam dan mancanegara di balkon seberang.
Yudhoyono telah 10 kali menyampaikan pidato kenegaraan saban menyambut hari kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus seperti itu --satu tradisi kebangsaan yang telah lama terjadi di Indonesia-- sebagaimana halnya kesempatan-kesempatan lain pemerintahan dan kenegaraan.
Tampil dalam busana resmi jas hitam dan kopiah hitam plus dua ajudan berdiri tegap di belakangnya, Yudhoyono berkata, "Menjadi presiden dalam landskap politik dimana semua pemimpin mempunyai mandat sendiri, dalam demokrasi 240 juta, adalah suatu proses belajar yang tidak akan pernah ada habisnya."
Yudhoyono, anak sederhana dari Pacitan, Jawa Timur, itu juga manusia biasa yang tidak luput dari alpa dan salah. Mengingat hal itulah, dia berkata pula, "Tentunya dalam 10 tahun, saya banyak membuat kesalahan dan kekhilafan, dalam melaksanakan tugas."
"Dari lubuk hati yang terdalam, saya meminta maaf atas segala kekurangan dan kekhilafan itu. Meskipun saya ingin selalu berbuat yang terbaik, tetaplah saya manusia biasa," katanya.
Pewarta : Antaranews
Editor : Totok Marwoto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Surakarta harap bisa lanjutkan sinergi dengan Menteri ATR baru
21 February 2024 15:00 WIB, 2024
Terpopuler - Politik dan Hankam
Lihat Juga
Zulkifli Hasan Berharap Jakarta Kembali Tenang dan Damai Setelah Pilkada
02 February 2017 6:50 WIB, 2017
Agus: Saya hanya Sampaikan "Salam Hormat" ke Pak Maruf dan Pengurus PBNU
01 February 2017 19:04 WIB, 2017
" Presiden Jokowi Ingin Bertemu Saya, Tapi Dilarang Dua-Tiga di Sekeliling Beliau," Kata SBY
01 February 2017 18:35 WIB, 2017
Tim Anies-Sandi: Kegiatan PT MWS pada Masyarakat Tentang Reklamasi Pulau G Memaksakan Ambisi
01 February 2017 17:17 WIB, 2017
Setnov: NU Salalu Hadir sebagai Organisasi yang Suarakan Perdamaian dan Kesejukan
01 February 2017 16:41 WIB, 2017
Ahok Menyayangkan ada Pihak yang Mengadu Domba bahwa Dia Menghina Integritas PBNU
01 February 2017 16:12 WIB, 2017
Din: Tudingan Ahok Terhadap Maruf Bernada Sarkastik dan Sangat Menghina
01 February 2017 15:58 WIB, 2017
SBY perlu Klarifikasi Pernyataan Kuasa Hukum Ahok yang Mengkaitkan Fatwa MUI
01 February 2017 14:56 WIB, 2017