127 Polisi Bogor dites urine

id Bogor, cibinong, polres, jawa barat, narkoba, tes urine

Ratusan personel gabungan Polres Bogor, Jawa Barat menjalani tes urine di Markas Polres Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (31/7/2019). (Humas Polres Bogor).

Cibinong, Bogor (ANTARA) - Sebanyak 127 personel Polres Bogor, Jawa Barat menjalani tes urine di Markas Polres Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu, karena khawatir ada personel menggunakan narkoba.

"Kegiatan Penegakan, Ketertiban dan Disiplin (Gaktiblin) Pemeriksaan Urine ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada anggota yang menggunakan narkoba atau obat terlarang," ujar Kasubag Humas Polres Bogor, AKP Ita Puspita Lena kepada Antara.

Baca juga: BNN Banten musnahkan barang bukti 150 kilogram ganja
Baca juga: Polres Metro Jaksel minta peran aktif kampus untuk berantas narkoba


Pemeriksaan urine tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Bogor, Kompol Didik Purwanto didampingi Kasi Propam Polres Bogor, Iptu Ucup Supriatna, dan Kasat Reserse Narkoba Polres Bogor, AKP Andri Alam.

Di samping itu, ada pula Tim Provost Polres Bogor mengawal para personel saat pengambilan sample urine di kamar mandi, sehingga tidak ada celah bagi para personel merekayasa sample urine.

Setelah selesai mengambil sample urine dari 127 personel gabungan Polres Bogor, selanjutnya anggota Sat Narkoba Polres Bogor yang menjadi petugas pemeriksaan ikut menjalani tes urine.

"Hasilnya, Seluruh peserta yang mengikuti pemeriksaan dinyatakan negatif penyalahgunaan narkotika. Kegiatan diakhiri dengan Pembacaan fakta integritas anti narkoba," kata AKP Ita.

Ia menyebutkan, rangkaian kegiatan Gaktiblin Pemeriksaan Urine ini dilakukan untuk memastikan para personel menjaga diri dengan tidak mengonsumsi narkoba. Menurutnya, Polres Bogor juga akan menindak tegas jika ada personelnya yang terbukti menggunakan narkoba.

Baca juga: Polisi tangkap teknisi audio mobil bawa 13 kilogram sabu
Baca juga: Duta Anti Narkoba UMN lakukan tes urine mendadak

Pewarta : M Fikri Setiawan
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar