Diduga, bocah yang ditelantarkan di Medan karena kekurangan gizi

id Bocah telantar,Anak telantar,Anak telantar di Medan,Bocah telantar di Jalan Karya Wisata Medan,Dinas Sosial Medan,Polrestabes Medan

Kepala Seksi (Kasi) Perlindungan Anak dan Lansia, Deli Marpaung, saat dijumpai ANTARA, di Kantor Dinas Sosial Medan, Selasa (30/7). (Antara Sumut/Nur Aprilliana Br Sitorus)

Medan (ANTARA) - Dua bocah bernama Ester (Pr) dan Esra (Lk), diduga ditelantarkan oleh orang tuanya di Jalan Jenderal A.H Nasution, Simpang Karya Wisata, Kecamatan Medan Johor, karena kekurangan gizi.

"Kayak kekurangan gizi gitu anaknya, badannya kurus," kata Kepala Seksi (Kasi) Perlindungan Anak dan Lansia, Deli Marpaung, saat dijumpai ANTARA, di Kantor Dinas Sosial Medan, Selasa.

Ia menambahkan, saat ini kedua bocah yang berstatus Anak Negara, berada di salah satu rumah perlindungan anak di Kota Medan. Keduanya akan dirawat dan dibiayai oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Medan.

Baca juga: Dua bocah di Medan ditelantarkan orang tuanya di pinggir jalan

"Karena orang tuanya tidak diketahui, maka status mereka sebagai anak negara yang dirawat oleh negara. Jika nanti orang tuanya hendak mengambil, maka akan kita serahkan dengan prosedur seperti mencocokkan KK (Kartu Keluarga)," jelasnya.

Diketahui, kedua bocah ditelantarkan di depan rumah warga bernama Dewi Jernih Telaumbanua pada Senin (29/7).

Mendapati kedua bocah tersebut yang terus menangis memanggil-manggil orang tuanya, kemudian dewi langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan.

Setelah mendapat laporan, pihak Polrestabes Medan, menyerahkan kedua bocah tersebut ke pihak Dinas Sosial Kota Medan.

Pewarta : Nur Aprilliana Br. Sitorus
Editor: Yuniardi Ferdinand
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar