Wali Kota Banda Aceh imbau pedagang jaga kebersihan selama Lebaran

id banda aceh,wali kota,aminullah usman,wakil wali kota,masjid raya baiturrahman,Mudik Lebaran 2019,Idul Fitri 1440H,Info Mudik,ramadhan,tradisi lebaran,

Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman didampingi Wakil Wali Kota Zainal Arifin

Aceh Besar (ANTARA) - Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman mengimbau para pedagang kaki lima yang menjajakan barang dagangannya selama Idul Fitri 1440 Hijriah untuk tetap menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah secara sembarangan.

 

"Mari kita bersama-sama menjaga keindahan dan ketertiban kota ini sehingga tamu yang datang dari kabupaten/kota lainnya dan juga provinsi lainnya merasa nyaman saat berada di Banda Aceh, khususnya ke Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh," katanya di Banda Aceh, Senin.

 

Pernyataan itu disampaikan di sela-sela memantau Posko Mudik Lebaran 2019 di wilayah Kota Banda Aceh. Dalam peninjauan tersebut, Aminullah didampingi Wakil Wali Kota Banda Aceh Zainal Arifin, Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Trisno Riyanto, dan pejabat setempat lainnya.

 

Ia menjelaskan Pemerintah Kota Banda Aceh memberikan kesempatan kepada para pedagang kaki lima untuk berjualan di berbagai tempat keramaian selama Lebaran dengan tetap menjaga kebersihan dan keindahan serta ketertiban kota.

 

"Jika kota ini bersih, tertib, dan nyaman maka para tamu yang datang akan datang lagi dan ini akan memberikan dampak positif juga kepada pedagang, tapi kalau tidak bisa menjaga kebersihan dan ketertiban maka para tamu tidak akan terkesan dan datang lagi ke sini," katanya.

 

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pedagang untuk bersama-sama dan terlibat aktif untuk tertib dan juga menjaga kebersihan kota sehingga para tamu yang datang akan merasa nyaman selama berada di ibu kota Provinsi Aceh itu.

 

"Selama Lebaran akan banyak tamu dari kabupaten/kota di Aceh khususnya dan provinsi lainnya akan berkunjung ke Banda Aceh, terutama Masjid Baiturrahman Banda Aceh dan sejumlah objek wisata lainnya yang ada di Banda Aceh," katanya.
 


Pewarta : M Ifdhal
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar