Manggala Agni KLHK imbau masyarakat waspadai karhutla

id karhutla,KLHK,Labuhanbatu,Sumut,manggala agni

Tim Manggala Agni daerah operasi Labuhanbatu sedang melakukan pemadaman api di lahan kosong milik masyarakat. (FOTO ANTARA/HO-Antaranews Sumut/ist)

Rantauprapat (ANTARA) - Tim Manggala Agni Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Daerah Operasi Labuhanbatu, Sumatera Utara, mengimbau masyarakat mengantisipasi kebarakan hutan dan lahan (karhutla) serta penyebaran kebakarannya dari Provinsi Riau dalam peralihan musim kemarau.

Kepala Daerah Operasi Manggala Agni Labuhanbatu, Rizky Ismana Nasution, di Rantauprapat, Selasa, mengatakan,imbauan kewaspadaan karhutla itu disampaikan kepada masyarakat yang memiliki area perkebunan untuk membuka atau membersihan lahan dengan cara membakar.

Menurut dia, menjelang peralihan musim kemarau berpotensi terjadinya angin kencang, sirkulasi suhu udara yang tinggi dan kering, sehingga lahan yang terbakar dengan mudah menyebar dan menyebabkan polusi udara.

"Menjelang musim kemarau ini, kepedulian dari masyarakat saat ini sangat kita harapkan, serta kesadaran diri untuk tidak menyebabkan kerusakan dengan cara membakar lahan," katanya.

Ia menyebutkan, belum lama ini telah terjadi karhutlah di Kabupaten Labuhanbatu Selatan, tepatnya di Dusun tujuh, Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Kampung Rakyat.

Penyebab kebakaran itu, diduga minimnya kesadaran masyarakat membuka areal perkebunan dengan cara membakar lahan.

Pihaknya telah berhasil menanggulangi karhutla di wilayah itu selama tiga hari mulai 8 hingga 10 Maret 2019 bersama 13 orang anggota Manggala Agni, empat orang Masyarakat Peduli Api dan delapan orang karyawan PT Sepadan Jaya.

"Lahan yang terbakar sekitar 20 hektare, pemilik lahan atas nama Ari Sipayung. Lahan tersebut tidak terkelola alias kosong dan dipenuhi semak belukar,"  katanya.Rizky Ismana Nasution.

Pihaknya telah mendapat informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait cuaca seputaran wilayah Labuhanbatu Raya (Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu dan Labuhanbatu Selatan) dalam tingkat posisi waspada akan rawan Karhutlah.

Selain itu, Tim Manggala Agni juga siap mengantisipasi terjadinya penyebaran Karhutlah dari perbatasan Provinsi Riau.
"Kami akan selalu siaga," demikian Rizky Ismana Nasution.

Baca juga: Satgas Gabungan berjibaku padamkan kebakaran hutan-lahan di Riau dan Sumut

Baca juga: Pesawat TMC hujan buatan geser ke Sumut

Pewarta : Juraidi dan Kurnia Hamdani
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA

Komentar