Satgas catat 24.900 warga Batam sembuh dari COVID-19

id perkembangan covid-19 batam,data covid-19 batam hari ini, data covid-19 batam ,kepala dinas kominfo atam, azril apriansyah,komorbid penyebab kematian

Seorang ibu hamil menerima suntikan vaksin COVID-19 di Kota Batam Kepulauan Riau. (ANTARA/ Naim)

Batam (ANTARA) - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Batam Kepulauan Riau mencatat dari total 25.775 warga yang terkonfirmasi positif terinfeksi virus corona, sebanyak 24.900 orang di antaranya dinyatakan pulih atau sembuh.

"Tingkat kesembuhan 96,60 persen, tingkat kematian 3,24 persen dan tingkat kasus aktif tinggal 0,15 persen," sebut keterangan Satgas COVID-19 yang disampaikan Kepala Dinas Kominfo Kota Batam Azril Apriansyah di Batam, Senin.

Dalam catatan Satgas, dari total 25.775 yang dinyatakan terkonfirmasi positif, sebanyak 835 orang di antaranya meninggal, dan 40 orang dalam perawatan.

Baca juga: Poltek Batam borong penghargaan Kontes Robot Indonesia Kemendikbud

Pada hari ini saja tercatat tambahan sembilan orang terkonfirmasi positif, 12 sembuh dan nihil yang meninggal.

Dari 40 warga yang masih dalam perawatan, 21 orang menjalani isolasi mandiri, tujuh orang di asrama haji, dan lainnya dirawat di enam rumah sakit rujukan.

Sementara itu, penyebaran virus corona di pulau-pulau penyangga juga sudah semakin terkendali. Seluruh kecamatan penyangga yaitu Belakangpadang, Bulang dan Galang merupakan zona hijau, nihil kasus aktif COVID-19.

Baca juga: Dua orang hilang dalam tabrakan kapal kayu di Batam

Baca juga: KKP: 5-10 persen pekerja migran yang tiba di Batam positif COVID-19


Begitu pula di pulau utama. Dari sembilan kecamatan di sana, tiga di antaranya zona hijau, yaitu Nongsa, Batuampar dan Sei Beduk.

Kemudian lima kecamatan di pulau utama merupakan zona kuning yaitu Batuaji, Sekupang, Lubukbaja, Bengkong, dan Sagulung.

Satu kecamatan di pulau utama lainnya merupakan zona merah muda yaitu Batam Kota.

Masih dalam laporan Satgas COVID-19 disebutkan, dari 835 kasus meninggal di Batam, 431 di antaranya tanpa komorbid, dan 404 lainnya dengan komorbid.

Tercatat, penyakit komorbid paling tinggi pada kasus kematian COVID-19 adalah diabetes melitus sebanyak 214 kasus, hipertensi sebanyak 180 kasus dan pneumonia sebanyak 104 kasus.

Baca juga: Dua orang hilang dalam kecelakaan kapal di Batam

Baca juga: Batam catatkan 14 warisan budaya tak benda

 

Pewarta : Yuniati Jannatun Naim
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar