MRT lakukan rekayasa lalu lintas karena pekerjaan terowongan stasiun

id mrt jakarta,rekayasa ,lalu lintas,konstruksi,stasiun thamrin,stasiun monas

Pekerja menyelesaikan proyek pembangunan MRT Jakarta fase 2A di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (6/6/2021). ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/wsj.

Jakarta (ANTARA) - PT MRT Jakarta (Perseroda) kembali melakukan rekayasa lalu lintas karena adanya pekerjaan terowongan (tunneling) dalam pembangunan Stasiun Monas dan Thamrin.

"Kami bersama kontraktor pelaksana, akan melakukan rekayasa lalu lintas lanjutan pada area pekerjaan terowongan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas selama masa konstruksi periode Juli 2021 sampai Desember 2022," kata Plt Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta (Perseroda) Ahmad Pratomo dalam keterangannya, di Jakarta, Senin.

Stasiun Thamrin dan Monas merupakan bagian dari pekerjaan konstruksi MRT Jakarta Fase 2A Paket Kontrak 201 (CP201) dengan tujuan Bundaran HI-Harmoni yang saat ini masih terus berlangsung.

Ada pun pengalihan lalu lintas periode 22 Juli 2021 hingga 20 Agustus 2021 adalah sebagai berikut.

1. Jalan M.H Thamrin sisi barat (arah Kota) setelah Proyek Gedung Indonesia One hingga depan Gedung Bawaslu, konfigurasi lajur kendaraan tetap terdiri dari empat lajur kendaraan reguler dan satu lajur TransJakarta.

Baca juga: MRT Jakarta tutup sementara tiga stasiun mulai Minggu

2. Jalan M.H Thamrin sarah Blok M mulai dari depan Kedutaan Perancis hingga depan Sinarmas Land dibagi menjadi dua yaitu sisi timur median tengah dan sisi barat median tengah.

Sisi timur median tengah menjadi tiga lajur kendaraan reguler dan sisi barat median tengah menjadi satu lajur TransJakarta.

3. Jalan M.H Thamrin depan Gedung Jaya (arah Kota) dan Jalan M.H Thamrin depan Menara Cakrawala (arah Blok M) kembali ke kondisi semula menjadi lima lajur kendaraan reguler dan satu lajur khusus TransJakarta.

Sementara itu, pengalihan lalu lintas periode 21 Agustus 2021 – 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut.

1. Jalan M.H Thamrin arah Kota setelah Proyek Gedung Indonesia One hingga depan Gedung Bawaslu, konfigurasi lajur kendaraan menjadi empat lajur kendaraan regular dan satu lajur TransJakarta.

Baca juga: MRT targetkan angkut 500 ribu penumpang usai proyek fase 2 rampung

2. Jalan M.H Thamrin arah Blok M mulai dari depan Kedutaan Perancis hingga depan Sinarmas Land, konfigurasi lajur kendaraan menjadi empat lajur kendaraan reguler dan satu lajur TransJakarta.

PT MRT Jakarta (Perseroda) bersama Shimizu-Adhi Karya Joint Venture (SAJV) selaku kontraktor pelaksana memastikan kenyamanan dan keselamatan para pengguna jalan tetap terjaga, selama proses konstruksi berlangsung dengan memasang rambu lalu lintas, marka jalan dan lampu penerangan jalan umum (PJU).
 

Pewarta : Mentari Dwi Gayati
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar