Taspen targetkan vaksinasi 100.000 orang hingga akhir 2021

id taspen,vaksinasi gotong royong,BUMN vaksin

Menteri Agama Republik Indonesia Yaqut Cholil Qoumas (kiri) dan Dirut PT Taspen A.N.S Kosasih (kanan) saat menghadiri pemberian vaksinasi COVID-19 kepada masyarakat di Kantor PT Taspen (Persero), Jakarta, Kamis (15/7/2021). ANTARA/HO-Taspen.

Jakarta (ANTARA) - PT Taspen (Persero) berkomitmen mendukung pemerintah dalam menanggulangi pandemi COVID-19 melalui program vaksinasi gratis bagi aparatur sipil negara (ASN), karyawan Taspen Group dan keluarganya, serta masyarakat umum.

"Vaksinasi gratis dari Taspen ini digelar di enam kantor cabang utama Taspen yaitu Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan dan Makassar, dengan target 100.000 orang penerima vaksin hingga dengan akhir tahun 2021," kata Direktur Utama TASPEN A.N.S Kosasih, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Vaksinasi gratis dengan tajuk Taspen Untuk Indonesia ini, digelar bekerja sama dengan Kementerian Agama dalam rangka gerakan #PrayFromHome dan #VaksinUntukIndonesia.

Taspen didukung Dinas Kesehatan untuk penyediaan vaksin COVID-19 dan Kimia Farma sebagai penyedia tenaga medis ini, menggunakan vaksin CoronaVac Sinovac yang telah memiliki izin penggunaan darurat (emergency use authorization / EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Baca juga: Taspen gandeng Mitsubishi Estate bangun gedung tertinggi di Jakarta

Kosasih menjelaskan, untuk tahap awal pada Juni dan Juli 2021, Taspen telah memberikan vaksin Gotong Royong terhadap 11.000 karyawan Taspen di seluruh Indonesia.

Untuk memperluas vaksin untuk pelajar, Taspen bekerja sama dengan berbagai ikatan alumni dari berbagai lembaga pendidikan SMA dan perguruan tinggi yang memiliki jejaring luas agar dapat memberikan vaksinasi gratis sehingga diharapkan dapat mempercepat vaksinasi bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Program vaksin Taspen untuk Indonesia ini, selain untuk ASN, karyawan Taspen dan keluarganya, serta masyarakat umum juga menyasar kalangan pelajar dan anak usia 12 -17 tahun.

"Kegiatan vaksinasi anak ini bertujuan untuk mencegah meningkatnya jumlah anak-anak yang terinfeksi COVID-19 dan memerlukan perawatan," katanya.

Taspen juga menyumbang 10 unit ambulans ke berbagai instansi yang berhadapan langsung dengan masyarakat, membantu penyediaan obat-obatan, peralatan medis dan perlindungan diri terhadap virus COVID-19.

Baca juga: TASPEN serahkan santunan pada ahli waris tenaga medis COVID-19

Sementara itu, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengapresiasi Taspen yang tergerak untuk memberikan vaksinasi gratis bagi semua kalangan termasuk untuk kalangan anak usia 12 -17 tahun.

"Program Taspen untuk Indonesia ini merupakan bentuk ikhtiar Taspen untuk turut serta bersama Pemerintah dalam melindungi anak-anak kita, yang merupakan generasi penerus bangsa," kata Yaqut Cholil Qoumas.

Terkait kebijakan PPKM Darurat akibat lonjakan kasus COVID-19, Taspen meniadakan layanan tatap muka untuk sementara waktu di seluruh kantor layanan Taspen dan menghadirkan Layanan Taspen Pesona (Tanggap Andal Selamatkan Pensiunan dengan Pelayanan Bebas Corona).

Melalui layanan ini, peserta dapat mengajukan klaim secara online melalui e-klim tanpa perlu datang ke kantor Taspen, untuk memutus rantai penyebaran COVID-19 sekaligus menjaga keselamatan karyawan dan seluruh peserta Taspen.

Baca juga: Taspen gencar lakukan CSR untuk putus rantai COVID-19

Baca juga: Taspen siapkan Protokol COVID-19 sambut "The New Normal"


Pewarta : Royke Sinaga
Editor: Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar