Kemarin, varian COVID-19 baru luar negeri hingga lonjakan pasien

id Berita humaniora kemarin, Lonjakan pasien covid-19, kasus varian baru covid-19,pembatasan kegiatan rumah ibadah,Vaksin gotong royong

Kementerian Kesehatan mempublikasikan temuan 145 varian baru virus COVID-19 di Indonesia. ANTARA/HO-Kemenkes

Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 47 kasus varian baru COVID-19 yang ditemukan di Indonesia berasal dari luar negeri, menjadi sorotan pembaca kanal berita humaniora ANTARA pada Rabu (16/6).

Selain itu, sejumlah sorotan berita lainnya seperti edaran Menag atas pembatasan kegiatan rumah ibadah hingga lonjakan pasien COVID-19, dapat Anda simak kembali melalui tautan berikut :

47 kasus varian baru COVID-19 berasal dari luar negeri

Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengemukakan 47 dari total 145 kasus varian baru SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 yang ditemukan di Indonesia berasal dari luar negeri.

Menag terbitkan edaran pembatasan untuk kegiatan di rumah ibadah

Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas menerbitkan surat edaran pembatasan sebagai pedoman masyarakat dalam kegiatan di rumah ibadah guna membantu mengatasi lonjakan COVID-19 sebulan terakhir yang dibarengi munculnya beberapa varian baru.

Seluruh WNI boleh divaksin di Batam

Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau, tidak membatasi warga yang berhak mendapatkan vaksinasi COVID-19, seluruh pemegang KTP RI diperbolehkan mendapatkan imunisasi virus corona.

Kadin pertimbangkan daftar tunggu vaksinasi Gotong Royong

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) sedang mempertimbangkan mekanisme daftar tunggu bagi peserta vaksinasi Gotong Royong menyusul pasokan vaksin di Indonesia yang masih terbatas jumlahnya.

Reisa : Lonjakan pasien COVID-19 di Wisma Atlet sangat drastis

Juru Bicara Pemerintah Reisa Broto Asmoro mengingatkan telah terjadi lonjakan kenaikan pasien COVID-19 yang sangat drastis di Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta.
 

Pewarta : Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar