BPN Palangka Raya ingatkan masyarakat tak gunakan jasa calo

id bpn palangka raya,tanah,calo,kalteng

Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Palangka Raya. ANTARA/Dokumentasi Pribadi.

Palangka Raya (ANTARA) - Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan jasa calo atau perantara dalam mengurus keperluan yang berkaitan administrasi.

"Kami sudah menyediakan loket pelayanan prioritas bagi masyarakat yang ingin mengurus administrasi pertanahan," kata Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran Kantor BPN Palangka Raya, Rifton Pradityo, Senin.

Kenyamanan dalam pengurusan tersebut pun telah BPN Palangka Raya jamin, diantaranya dengan menyediakan ruang tunggu yang memadai bagi masyarakat.

Para petugas pun selalu siap melayani masyarakat yang datang untuk mengurus berbagai kebutuhan berkaitan keagrariaan tersebut. Hal ini sebagai komitmen pihaknya untuk terus memacu peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Juga sebagai upaya BPN Palangka Raya menuju wilayah bebas korupsi atau mewujudkan wilayah birokrasi bersih dan melayani zona integritas," tegasnya.

Untuk itu masyarakat tak perlu ragu dan apabila merasa bingung terkait sejumlah permasalahan administrasi pertanahan, diharapkan bisa datang ke kantor dan melakukan konsultasi kepada petugas.

"Tak perlu ragu untuk datang ke kantor, pasti akan kami layani dengan baik. Jadi jangan sampai menggunakan jasa calo," pintanya.

Pelayanan di kantor BPN Palangka Raya juga dipastikan menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi COVID-19 secara disiplin, mulai ketentuan penggunaan masker, menyediakan tempat mencuci tangan dan sabun ataupun handsanitizer, hingga mengatur jarak antara satu dan lainnya.

Hal ini untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 sekaligus memastikan keamanan masyarakat maupun petugas BPN selama pelayanan di kawasan kantor tersebut.

Lebih lanjut dijelaskannya, berbagai terobosan guna memaksimalkan pelayanan juga terus dilakukan, yakni memanfaatkan kemajuan teknologi digital yang bersifat daring atau online. Tujuannya mempermudah masyarakat mengakses ragam informasi terkait kepengurusan tanah.

"Instal saja di gawai atau handhphone aplikasi Sentuh Tanahku. Semoga dapat mempermudah masyarakat mendapatkan pelayanan serta mencari informasi berkaitan keagrariaan," jelasnya.
Baca juga: Menko Perekonomian dan Menteri ATR/BPN tinjau lahan di Kalteng
Baca juga: BPN Kalteng sebut banyak lahan terbakar belum bersertifikat

 

Pewarta : Kasriadi/Muhammad Arif Hidayat
Editor: Royke Sinaga
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar