Kemarin, perkembangan kasus Munarman sampai status pegawai KPK

id berita hukum kemarin,rangkuman berita hukum,berita hukum ANTARA,kasus Munarman eks FPI,terduga teroris Makassar,penangkapan terduga teroris,alih statu

Ketua KPK Firli Bahuri (kedua kanan) bersama Wakil Ketua Nurul Ghufron (kanan), anggota Dewan Pengawas Indriyanto Seno Adji (kedua kiri) dan Sekjen Cahya Hardianto Harefa (kiri) memberikan keterangan pers mengenai hasil penilaian Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dalam rangka pengalihan pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (5/5/2021). ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/wsj.

Jakarta (ANTARA) - Ragam peristiwa hukum terjadi di Indonesia, Rabu (5/5), mulai dari perkembangan kasus Munarman, penangkapan terduga teroris di Makassar, sampai alih status pegawai KPK jadi aparatur sipil negara (ASN).

Berikut ini lima berita hukum menarik pilihan ANTARA:

1. Kejagung terima SPDP kasus dugaan terorisme tersangka Munarman

Kejaksaan Agung telah menerima surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) kasus dugaan tindak pidana terorisme dari penyidik Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri tentang penyidikan dugaan tindak pidana terorisme atas nama tersangka Munarman.

"SPDP diterbitkan oleh penyidik Densus 88 Antiteror Polri Nomor: B/172/IV/RES.6.1/2021/Densus tanggal 15 April 2021 dan diterima pada Sekretariat Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum pada tanggal 21 April 2021," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam keterangannya, Rabu.

Selengkapnya baca di sini.

2. Penangkapan terduga teroris di Makassar menjadi 56 orang

Operasi Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri terhadap pengungkapan dan penangkapan sejumlah terduga sel jaringan terorisme di Makassar, Sulawesi Selatan, terus bertambah menjadi 56 orang.

"Sudah ada 56 orang terduga teroris yang ditangkap Densus 88 selama operasi," kata Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Kombes Pol. E. Zulpan saat dikonfirmasi wartawan, Rabu.

Selengkapnya baca di sini.

3. Ketua KPK: Tak ada pemecatan pegawai yang tak penuhi syarat jadi ASN

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menegaskan sampai saat ini tidak ada pemecatan bagi 75 pegawainya yang tidak memenuhi syarat dalam tes wawasan kebangsaan.

Tes tersebut bagian dari proses peralihan pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Selengkapnya baca di sini.

4. 75 pegawai KPK tidak memenuhi syarat hasil tes wawasan kebangsaan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut 75 pegawainya tidak memenuhi syarat dari hasil tes wawasan kebangsaan dalam rangka peralihan menjadi aparatur sipil negara (ASN).

"Hari ini KPK mengumumkan hasil asesmen yang dilakukan BKN (Badan Kepegawaian Negara) terhadap 1.351 pegawai KPK yang mengikuti asesmen TWK (tes wawasan kebangsaan) dengan hasil sebagai berikut," ucap Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Rabu.

Selengkapnya baca di sini.

5. KY umumkan 45 calon hakim agung lolos seleksi kualitas

Komisi Yudisial (KY) mengumumkan 45 orang calon hakim agung lolos seleksi kualitas sebagai salah satu syarat guna mengisi 13 formasi yang dibutuhkan Mahkamah Agung (MA).

"Dari 45 orang tersebut 33 orang berasal dari jalur karir dan 12 orang berasal dari jalur non-karier," kata Ketua Bidang Rekrutmen Hakim KY Siti Nurdjanah di Jakarta, Rabu.

Selengkapnya baca di sini.

Pewarta : Genta Tenri Mawangi
Editor: Nurul Hayat
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar